Kekalahan Kandang Terbesar MU | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew

Agen Bola Ibcbet – Kekalahan Kandang Terbesar Manchester United

Agen Bola Ibcbet – Pertandingan sepak bola matchday 3 English Premier League 2018-2019, mempertemukan antara Manchester United vs Tottenham Hotspurs di Old Trafford pada hari Selasa dini hari 28 Agustus 2018.

Sejak menit awal, laga berjalan dengan cukup ketat dan kedua tim terlihat bermain hati-hati untuk mengukur kekuatan lawan serta mencari celah di lini pertahanannya. Pada babak pertama mereka lebih terkonsentrasi bermain di lini tengah dan pertahanan, agar tidak membuat celah pertahanannya.

Meski laga terkesan sedikit membosankan namun laga tetap berjalan dengan keras. Pertandingan belum sampai berjalan setengah jam, wasit Craig Pawson sudah mengeluarkan tiga kartu kuning yang ditujukan kepada Lucas Moura di menit ke-10, Ander Herrera di menit ke-19 dan Harry Kane di menit ke-24.

Ada beberapa peluang yang di dapat kedua tim pada babak pertama, namun hingga jeda istirahat tidak ada satu gol pun yang tercipta, skor masih berimbang 0-0. Memasuki babak kedua terlihat kedua tim mulai bermain terbuka, terutama Tottenham Hotspurs  yang lebih mempertontonkan permainan menyerang dan lebih agresif.

Hasilnya langsung terlihat nyata sewaktu laga baru berjalan lima menit di babak kedua. Berawal dari corner kick yang di eksekusi oleh Kieran Tripper, melepaskan umpan silang matang di depan gawang David De Gea dapat di selesaikan dengan sempurna oleh tandukan Harry Kane setelah memenangi duel di udara dengan Phil Jones.

Usai gol Harry Keane, Manchester United langsung berusaha menekan Tottenham, namun di menit ke-52 Lucas Moura lewat tembakan first time on goalnya mampu menjebol gawang setan merah dan menggandakan keunggulan Tottenham menjadi 0-2. Serangan itu di mulai dari Christian Eriksen yang mendapatkan bola di sayap kanan mengirim umpan langsung ke arah depan gawang dan bisa di eksekusi dengan apik oleh Lucas.

Tertinggal dua gol membuat Manchester United sudah kepalang tanggung, mereka mencoba bermain lebih agresif dan terbuka. Serangan-serangan United lebih banyak terfokus lewat Alexis Sanchez, namun semuanya berhasil di patahkan oleh bek Tottenham Hotspurs yang memang bermain dengan disiplin. Sehingga tidak memberi ruang kepada tuan rumah untuk mengembangkan permainannya dan kecepatan counter attack mereka.

Kebobolan dua gol dalam waktu singkat di hadapan pendukungnya sendiri dan dalam kurun waktu 133 detik saja. Membuat moral dan kepercayaan para pemain Manchester United runtuh, otomatis semangat bertarungnya menjadi pudar. Efek perusaknya begitu ampuh sehingga Tottenham berada di atas angin dan mudah mematahkan setiap serangan United. Ini bisa di lihat dari data statistik yg dihimpun Agen Bola yaitu MU unggul pengusaan bola sebesar 57% – 43% dan mencatatkan tembakan 23 – 9, namun tak ada yang menghasilkan gol bagi Red Devils.

Di tengah keputus asaan pasukan Jose Mourinho mengejar ketinggalan dua gol, Lucas Moura secara mengejutkan mencetak gol keduanya di menit ke-84. Melalui umpan Harry Keane yang dapat diterima dengan sempurna oleh Lucas, langsung menggiring bola ke arah gawang Red Devils dengan melewati beberapa pemain United. Lucas berhasil lolos dari hadangan dan dengan tembakan keras menaklukkan kiper utama MU, David De Gea. Skor menjadi 0-3 untuk kemenangan Tottenham Hotspurs.

Koordinasi lini pertahanan yang buruk menjadi salah satu penyebab kekalahan yang kedua kalinya bagi Manchester United di awal musim ini, walaupun Liga Premier Inggris baru berjalan tiga pekan. Minggu sebelumnya Manchester United harus menelan kekalahan di markas Brighton & Hove Albion dengan skor 3-2. Hingga saat ini United baru mengoleksi tiga poin di klasemen sementara EPL.

Sementara Tottenham Hotspurs sukses mencatatkan kemenangan tiga kali beruntun sejak awal musim Liga Premier Inggris. Awal kompetisi yang fantastis bagi Harry Keane cs dan kemenangan ini membuat Tottenham menembus posisi kedua klasemen sementara di bawah Liverpool dengan jumlah poin yang sama yaitu sembilan angka.

Penampilan anak asuh Mauricio Pochettino mendapat banyak pujian dari berbagai kalangan. Mereka menilai Manchester United benar-benar kalah kelas dari Tottenham Hotspurs dari segala lini. Mulai dari lini pertahanan, lini tengah dan lini depan, koordinasi permainan United sangat buruk dan seakan-akan tidak punya pemimpin di tengah lapangan.

Kekalahan telak 0-3 melawan Tottenham Hotspurs di Old Trafford juga menjadi kekalahan terbesar Jose Mourinho selama menjabat sebagai manager Manchester United. Sedangkan bagi pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino kemenangan telak di kandang tim kuat sekelas Mancherter United bukanlah hal yang mudah. Ia merasa Tottenham telah membuktikan kualitasnya sebagai calon kuat juara Liga Premier Inggris musim 2018/2019.

Pasalnya sampai saat ini menurut Mauricio Pochettino, masih banyak kalangan yang mengganggap Tottenham sebagai tim kelas menengah yang belum mampu melawan tim-tim kuat papan atas di laga tandang. Dengan hasil ini dia merasa bangga dengan perjuangan anak didiknya dan menjawab keraguan publik.

Dikutip dari Agen Taruhan Bola Ibcbet “Saya pikir kemenangan ini sangat penting. Andai saat itu kami kalah, tentu publik akan menilai kami masih belum mampu menang di laga tandang melawan klub-klub top enam besar. Saya rasa, kami layak meraih kemenangan ini dan para pemain layak mendapatkan pujian” ujar Pochettino.

Sementara di pihak Jose Mourinho tidak banyak berkomentar dan memberi alasan tentang hasil pertandingan ini. Mourinho hanya bisa berterima kasih kepada para fans Manchester United yang tampak terus duduk mendukung timnya meski MU tertinggal 3 gol tanpa balas hingga akhir pertandingan usai.

Romelo Lukaku juga sempat menjadi sasaran kritik karena melewatkan satu peluang emas di menit ke-25, sehingga seharusnya bisa mengubah hasil pertandingan. Pada saat itu Lukaku sempat merebut umpan Danny Rose, kemudian menggiring bola dan berhasil melewati hadangan Hugo Lloris. Namun tendangan dari sudut sempit itu gagal menjebol gawang Spurs yang sudah dalam kondisi tak terjaga.

Hasil ini membuat Manchester United melorot ke posisi 13 klasemen sementara Liga Premier Inggris dengan mengoleksi 3 poin. Menurut jadwal yang di dapat Agen Taruhan Ibcbet, Laga sepak bola selanjutnya, setan merah akan melawat ke markas Burnley pada hari Minggu 2 September 2018.

[RN]

13 Comments

  1. Varsele - August 28, 2018

    MU masih punya kesempatan untuk berbenah mumpung masih awal musim

  2. Wirawan - August 28, 2018

    Romelu Lukaku dan Jesse Lingard parah abissss….. banyak peluang tapi ngak bisa cetak angka

  3. Abah Raya - August 28, 2018

    Sangat menyedihkan.. Semoga diakhir musim bisa menyenangkan

  4. Ruslan - August 28, 2018

    #2019 ganti pelatih 😀

  5. Nahitudia - August 29, 2018

    Next MU wajib bangkit lawan Burnley

  6. Siswoyo - August 29, 2018

    Nasib baik keberuntungan Mou selalu tidak muncul, apesnya Mou 😀

  7. Dinata - August 29, 2018

    Sejak ditinggal ferguson MU makin lemah aja nih

Komentar