Agen Bola Terpercaya - Conte Membela Costa | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Agen Bola Terpercaya – Conte Membela Costa

agen-bola-terpercayaAgen Bola Terpercaya – Antonio Conte pada dasarnya puas dengan penampilan Costa, akan tetapi dia melihat bahwa mengapa pemain Swansea diperlakukan lebih spesial.

Costa dijadikan pemain reguler oleh Antonio Conte ketika mereka melakukan pertandingan lawtan ke Stadium Liberty dalam pertandingan yang dilangsungkan tanggal 11 September 2016 yang lalu. Kepercayaan yang diberikan jawban oleh Costa melalui 2 gol nya membuat dirinya berhasi menajdi top skorer untuk sementara wktu bersama dengan Michael Antonio dan Zlatan Ibrahimovic dengan empat golnya.

Gol kedua yang dilakukan oleh Costa terjadi pada menit 18 dan hal tersebut membuat The Blues berhasil terhindar dari kekalahan atas The Swans lantaran pertandingan berakhir dengan skor seri 2-2. Dan memang tidak bisa disangkal bahwa Costa memang tampil dengan begitu berkesan pada awal musim ini.

Khusus pada pertandingan ini tercatat bahw Costa memiliki lima upaya di mana dua di antaranya berhasil menjadi gol sementara itu mereka juga berhasil memenangkan tujuh kali tendangan bebas untuk timnya. Dengan kata lain hal ini bisa diartikan bahwa Costa adalah orang yang paling merepotkan untuk pertahanan bagi The Swans yang membuat dirinya kerap kali harus dilanggar oleh pemain bertahan milik Swansea.

Nama seperti Federico Fernandez, Jordi Mat, serta Federico Dernandez adalah 3 nama yang terkena kartu kuning gara-gara melakukan kekerasan terhadap Costa. Dan juga Costa sendiri diberikan kartu kuning akibat memberikan pelanggaran kepad Fer.

Adalah hal yang beruntung bahwa Costa masih bisa terus menjaga emosinya supaya tetap berada pada kondisi stabil dan tidak membuat masalah sampai dengan pertandingan selesai.

“Saya secara garis besar merasa puas dengan penampilan yang ditunjukkano leh Diego. Anda mungkin bisa saja terus memberikan pertanyaan kepada diriku mengenai kesabaran serta tingkah laku yang ia miliki. Dan hari ini saya bisa mengungkapkan bahwa ia sering kali harus menerima sengkatan dan itu terjadi dri menit pertama sampai dengan pertandingan selesai. Sudah barang tentu bahwa saya merasa terkejut karena tidak ada 1 pun pemain dari pada Swansea yang harus menelan kartu merah karena pelanggaran yang mereka lakukan itu. Dan hal ini membuat saya jadi mempertanyakan kinerja dari pada hakim lapangan yang bertugas saat itu.” terang eks pelatih Juventus tersebut.

Mengenai pelanggaran yang dilakukan terhadap Costa, Agen Bola Terpercaya di Bandung juga menuliskan bahwa pemain yang berdarah Spanyol tersebut merupakan pemain yang paling sering dilanggar. Angkanya sampai dengan lima belas kali. Sementara itu berada tepat di bawahnya ada nama Eden Hazard dan Delle Alli.

Pada dasarnya selama pertandingan tersebut berlangsung Chelsea sempat kehilangan keunggulan dan hampir saja kalah sebelum pada akhirnya mereka membuat laga berakhir dengan skor seri. Conte pun merasa kesal dengan apa yang dibuatnya tersebut.

Memiliki target tiga poin demi bisa membuat nama mereka berada di peringkat paling atas di klasemen, Chelsea pun melakukan lawatannya ke rumah lawan. Mereka memiliki awal yang apik karena Costa sukses membuat keunggulan ketika pertandingan hanya berjalan selama 19 menit saja.

Sepertinya ketika itu terlihat atmosfer bahwa The Blues kemungkinan besar akan mendapatkan 3 poin dengan mudah ketika mereka terus mendapatkan kans demi kans. Akan tetapi tidak seperti yang terpikirkan, tim burung bangau tersebut malah berhasil menunjukkan kebangkitannya dan hal tersebut terjadi pada babak II dan mereka pun membuat pertandingan menjadi berbalik unggul lagi cuma dengan selang waktu 3 menit saja.

Pada saat 59 menit berjalannya laga, Swansea berhasil membuahkan gol melalui penalti yang diambil oleh Gylfi Sigurdsson sebelum pada akhirnya mereka berhasil memimpin di menit 62 melalui gol yang dibuat oleh Leroy Fer.

Skor kemudian baru berhasil berakhir menjadi imbang 2-2 setelah Costa menelurkan gol kedua dan angka tersebut lah yang terpampang di papan skor sampai dengan pertandingan selesai.

Dengan begitu maka dapat disimpulkan dengan kata singkat bahwa Chelsea tidak berhasil membuat kesempurnaan mereka terus terjaga dan mereka harus berpuas diri berada pada peringkat kedua dengan total 10 poin. Mereka memiliki jarak 2 poin dari kubu The Citizens yang berada pada puncak klasemen.

Tidak heran lah apa bila Conte merasa kesal dengan permainan yang dilakukan oleh The Blues yang dia angap bisa membuat pertandingan berjalan dengan lebih cepat andai kata mereka tidak menghabiskan peluang dengan sia-sia.

Lihat saja statistik di mana Chelsea sukses melakukan sampai dengan 28 percobaan sementara Swansea hanya memiliki enam poin saja. Namun demikian dari enam poin tersebut terlihat ada 2 percobaan milik Swansea yang berhasil membuahkan angka sementara itu pihak Si Biru cuma bisa melakukan tujuh bola saja yang on goal.

Adalah hal yang sulit utnuk melakukan hitung-hitungan dalam jenis pertandingan seperti ini karena kehilangan 2 poin. Secara tidak langsung kami telah melakukan penguasaan bola yang cukup baik terhadap pertandingan ini. Kami sempat memimpin angka 0-1. Dan terjadi cukup banyak peluang dan mungkin saja seharusnya itu menjadi gol ke-2 dan ke-3 kami. Adalah hal yang begitu disesalkan bahwa ketika anda memiliki kans macam itu, kemudian akhirnya malah akhir imbang yang didapatkan. Menurut saya ini adalah sesuatu yang membuat saya menjadi jengkel.” terang Conte memaparkan lebih lanjut kepada kami.

“Sudah barang tentu bahwa kami tahu hari ini kami telah kehilangan 2 poin. Kami terbobol sampai dengan 2 poin kemudian satu setelah tendangan bebas. Dan gol ke-2 yang saya lakukan, saya rasa bisa melihat seluruh kejadian tersebut.” tambahnya menyambungkan lagi kepad Situs Agen Bola Terpercaya.

Sebaliknya kita sekarang ini akan membahas dari sisi Swansea dari perspektif nya yang berbeda. Pada dasarnya kita bisa mengatkan kalau The Swans berhasil kembali menunjukkan kebangkitan dan memimpin dari lawannya kali ini. Fransesco Guidolin yang merupakan manajer mereka mengaku super puas dengan kinerj yang ditunjukkan oleh anak didikannya pada pertandingan hari ini.

Pertandingan di Liberty Stadium hari ini membuat greget seisi stadium karena terjadi aksi balas membalas dan sebenarnya Swansea bisa saja menang andai kata gol pada menit 81 tidak terjadi oleh Costa.

Menjelang penghujung pertandingan terlihat bahwa Chelsea berusaha semampu mungkin di dalam batas kemampuan mereka dalam prosesnya untuk membuahkan gol penyeimbang. Di menit 81 Costa berhasil membuahkan angka di gol kedua pada pertandingan ini dan menyelamatkan 1 poin untuk The Blues.

Guidolin sendiri mengaku bahwa ia sangat senang melihat reaksi yang ditunjukkan oleh tim nya setelah sempat terlebih dahulu tertinggal sebelum pada akhirnya mereka bangkit kembali pada babak II. Walau pun mengaku bahwa Chelsea tidak pantas untuk menelan kekalhan namun demikian hasil ini disebutnya adalah angka yang fair untuk terjadi.

“Hasil ini membuat hati saya puas. Tim pada dasrnya telah memainkan babak II dengan energi yang begitu besar dan kami telah melawan sebuah tim dengan permainan strategi yang begitu kuat. Kami sama sekali tidak akan memungkiri hal tersebut.” keterangan Guidolin memaparkan sesuai dengan tulisan yang berhasil dituliskan langsung oleh reporter kami yang bertugas.

“Setelah terjadi gol pertama The Blues, saya baru bisa melihat tim saya melakukan respon dan bermain dengan sebisa mungkin. Pada dasarnya sekarang ini saya ingin mengucapkan terlebih dahulu permohonan maafku kepada Neil Taylor karena saya menariknya keluar. Tapi saya memiliki alasan tersendiri dibalik hal tersebut karena kami membutuhkan respon untuk kejadian ini.” terangnya menambahkan

Sebagai informasi, Nail Taylor ditarik keluar dari digantikan dengan nana Modou Barrow yang mana hal ini terjadi di menit 41 berjalannya laga.

Agen Bola Terpercaya dan Terlengkap mengungkapkan juga melalui bahasan kali ini adlah Joe Hart memiliki debut yang kurang begitu oke bersama dengan Torino dan akhirnya mereka pun harus menghadapi kekalahan. Sinisa Mihajlovic yang merupakan manajer dari pada klub tersebut memiliki komentar tersendiri dari kaca matanya tetnang hal tersebut.

Hart sendiri sudah dipasangkan untuk menjadi starter dalam pertandingan debutnya bersama dengan Torino ketika berhadapan dengan Atlanta 11 September lalu. Dan itu merupakan penampilan debutnya semenjak dipinjamkan dari klub Manchester city.

Mereka menggunakan nama Hart sebagai andalan setelah sebelumnya posisi tersebut yang mengisi adalah nama Daniele Padelli. Dia adalah orang nomor 1 yang tidak bisa tergantikan. Sudah barang tentu bahwa hart memiliki misi yang begitu besar untuk bisa memberikan kesan impresif dengan mendapatkan kemenangan tentunya.

Namun demikian yang terjadi malah berbalik seratus delapan puluh derahat. Hart harus menanggung malu pada saat Torino menelan kekalahan dengan angka 2-1 setelah sebelumnya sempat unggul terlebih dahulu. Dan salah satu gol milik Atalanta bahkan dinilai merupakan hasil dari blunder yang dilakukan oleh Hart.

Hal tersebut terjadi pada saat pertandingan berjalan selama lima puluh enam menit atau dengan kata yang lebih sederhananya 2 menit usai Torino melakukan gol pimpinan lewat Iafo Falque. Sedang berada dalam posisi corner kick, Hart mencoba untuk keluar dari area terlarang untuk bisa melakukan potongan terhadap crossing yang dilakukan oleh lawan di dalam kotak.

Namun demikian sangat lah disayangkan karena usaha tersebut digagalkan karena ia tidak berhasil menggapai bol yang mana kemudian jatuh kepada kaki milik Andrea Masiello dan hal tersebut menjadi gol penyeimbang kedudukan. Hart sendiri juga terlihat tidak berhasil menghadang proses penalti Franck Kessie yang mana ini terjadi di menit 82. Dan itu menjadikan lawan berhasil membuat keunggulan 2-1 sampai dengan pertandingan selesai.

Sementara itu pada pertandingan yang lainnya, AC Milan menelan malu juga. Setelah tampil dengan dominasi yaung jauh lebih banyak mereka harus takluk ketika bertanding di markas sendiri berhadapan dengan Udinese. Dan bisa dikatakan kalau itu memang bukan lah keberuntungan dari pada AC Milan.

Dalam pertandingan pekan ke-4 di Serie A yang terjadi di San Siro tanggal sebenarnya Milan sukses mendominasi pertandingan tersebut dengam 64 persen posesi bola dan melakukan 13 kali percobaan. Akan tetapi sangat lah dikecewakan karena cuma 2 bola mereka saja yang sukses on goal.

Sementara itu Udinese juga memiliki 2 bola on target dari total 10 kali percobaan. Pertandingan sepertinya akan berakhir dengan skor seri sebelum pada akhirnya Stipe perica melakukan tendangan voli yang menabrak Ignazio Abate menit 88 laga dan itu membuat gawang dari pada Gianluigi Donnarumma bergetar.

Sebenarnya tidak ada kata lain yang bisa memberikan deskripsi tentang apa yang dirasakan oleh Vincenzo Montella setelah pertandingan tersebut. Satu hal yang jelas adalah kecewa pasti dia rasakan. Alasannya adalah karena Milan berhasil menguasai berjalannya laga. Namun demikian akhirnya mereka gagal membuahkan angka dan malah mereka tertunduk dengan begitu lesu karena apa yang terjadi.

“Kami sama sekali tidak merasa senang dengan hasil tersebut dan hal tersebut membuat kami menjadi merasa kecewa.” kata Montella memberikan penjelasan.

“Laga tersebut berjalan dengan sulit dan kami berhadapan dengan Udinese yang memilki pertahanan yang begitu oke dan kami juga sulit untuk mengubah tempo permainan. Kami telah berusaha dengan sekeras mungkin namun demikian sepertinya usaha kami tersebut masih lah tidak cukup. Masih banyak latihan yang harus kami lakukan. Namun demikian kami sedikit tidak begitu beruntung.” jelasnya menyambung seperti yang tertulis langsung oleh Agen Bola Terpercaya ddan Terbesar.

Kekalahan kedua yang berturut-turut terjadi kepad Milan setelah dua pekan yang silam mengalami kealahan ketika bertanding di kandang Napoli dan hasil ini membuat Milan berada pada peringkat empat belas untuk sementara waktu dengan 3 poin dari total 3 laga yang telah berlalu.

“Ini menurut saya cukup lah memalukan karena anda sudah barang tentu tidak bakalan bisa mendapatkan kemenangan. Dan adalah hal yang penting untuk tidak mendapatkan kekalhan. Kami harus bisa jauh lebih oke lagi. Awal kami cukup oke. Namun demikian kami tidak berhasil membuat banyak kans. Di dalam kondisi seperti ini sebenarnya yang and perlukan adalah keberuntungan dan hal ini adalah konteks dari pada apa yang dilakukan oleh Udinese. Saya melihat bahwa apa yang terjadi pada hari ini adalah sesuatu yang bisa kami pelajari.” tegasnya memaparkan dan mengakhiri untuk Agen Bola Online. (RB)

Related Post

Taruhan Bola – Sturridge Harus Absen Taruhan Bola - Dalam jalan menuju gelar, kini kabar buruk menimpa Liverpool. Pemain andalan mereka, Sturridge terancam tak bisa bermain. Nama Si Me...
Master Agen Sbobet – Soal Evra, Suarez Belum... Master Agen Sbobet - Titik terburuk dalam karir Suarez adalah ketika ia bertingkah rasis di lapangan. Diungkit soal itu, ini lah responsnya. Selama...
Taruhan Sbobet 338a – Mancio Mulai Merasa Pe... Taruhan Sbobet 338a - Mengenai kans timnya untuk bermain di level Eropa, Mancini mengaku dirinya sudah mulai ragu. Sekarang ini nama Nerazzurri mas...
Ulasan Bandar SBOBET Online Final Liga Champions Ulasan Bandar SBOBET Online pada laga Final Liga Champions yang dilangsung pada dini hari tadi, minggu (25/5). Laga yang berlangsung dengan penuh teka...

Komentar