Agen Taruhan Ibcbet - Prandelli Empati Terhadap Ranieri | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Agen Taruhan Ibcbet – Prandelli Empati Terhadap Ranieri

Agen Taruhan Ibcbet – Sempat dapat tawaran dari Leicester namun Prandelli menolak sebagai bentuk empati terhadap Ranieri.

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya Claudio Ranieri kehilangan pekerjaannya sebagai manajer Leicester 9 bulan setelah membuat klub tersebut menjadi juara di Premier League. Dan pasalnya manajemen merasa kalau kinerja buruk dari pada The Foxes hampir membuat masuk area degradasi telah tidak bisa menjadi toleransi dari pada klub lagi. SEbab itu lah mereka pun melakukan tindakan seperti itu.

Usai memecat Ranieri, ada beberapa nama muncul ke permukaan dan salah satu nya adalah termasuk nama Prandelli yang memiliki segudang pengalaman melatih di banyak liga, dan dia juga bahkan pernah melatih di level internasional bersama dengan tim nasional Italia pada pergelaran di Piala Eropa 2012 yang silam.

Walau pun memiliki tawaran dari kubu serigala tersebut akan tetapi Prandelli kemudian memberikan penolakan. Ketika ditanyakan mengenai alasan dari pada perbuatannya tersebut dia mengungkapkan secara terang-terangan bahwa dia tidak suka dengan bagaimana cara klub melakukan pemecatan kepada Ranieri usai apa yang diberikan oleh nya pada musim kemarin.

“Manajer baru harus bisa mempelajari tentang kondisi situasi di dalam. Dalam kurun waktu selama 2 sampai dengan 3 bulan apa yang terjadi mungkin tidak akan terjadi dan juga sebaliknya.” penjelasan dari pada Prandelli ketika memiliki kesempatan untuk mengungkapkan keterangan kepada kami dalam sebuah kesempatan.

“Dan tiab-tiba saja tim tampil dengan oke seperti tidak ada harapan sama sekali. Oleh sebab itu lah kenapa bagi klub itu sangat penting dan para petinggi tidak memberikan seluruh tanggung jawab kepada pelatih maka hal tersebut seperti itu sering kali terjadi.” terangnya menyambungkan kepada kami.

“Memang betul bahwa pada faktanya ada pendekatan yang datang dari kubu Leicester. Namun demikian saya langsung mengungkapkan kata tidak terhadap hal ini. Anda mungkin tidak bakalan bisa melatih klub setelah melihat apa yang diperbuat oleh pihak manajemen kepada Ranieri? Ke sana? Saya tidak bakalan melakukannya. Itu adlah sebuah hal yang menurut saya terlalu tidak berhati nurani dan saya tidak akan menjadi korban atas perbuatan mereka untuk kedua kalinya.” penjelasannya menuturkan lebih lanjut seperti sukses dituliskan dalam kolom yang berhasil dituliskan oleh Agen Taruhan Ibcbet Terbaik di Indonesia.

“Dalam manajemen sepak bola saya bisa melihat ada komplikasi yang begitu ruwer. Namun demikian pekerjaan yang mereka lakukan luar biasa. Di dalam beberapa tahun tearkhir memang telah terjadi perubahan yang begitu signifikan dengan cara melatih dan bagaimana hal tersebut memiliki singgungan antara satu dengan yang lain.” jelasnya menuturkan lebih lanut.

“Manajer seharusnya melatih. Dan ketika dia diberikan tugas yang lain maka hal tersebut bakalan menjadi sebauh hal yang sangat sulit untuk dilakukan.” terangnya menuturkan lagi.

Sementara waktu ini Leicester sedang berada di bawah kepelatihan dari pada Craig Shakespeare yang notabene sebelum nya bertugas sebagai asisten dari pada Ranieri. Sekarang ini di bawah kepemimpinannya terlihat bahwa The Foxes sukses menunjukkan kebangkitan di mana mereka mendapatkan empat kali kemenangan secara beruntun pada seluruh turnamen dan ini termasuk berhasil lolos kepada fase perempat final pada Liga Champions.

Sementara itu ada juga manajer yang sedang berada dalam keadaan sedih sekarang ini yakni Arsenal. Arsene Wenger terus dicaci oleh para supporter, sering kali mereka mengangkat banner dengan bertuliskan kalau dia diharapkan keluar dan tidak menekn kontrak baru. Begitu lah kira-kira teriakan dari pada para fans The Gunners dan hal ini sudah barang tentu merupakan tekanan yang sangat besar untuk Wenger sendiri. Namun demikian tetap saja ada yang membela pria dengan nama lain The Professor tersebut.

Hal tersebut lah pemandangan yang terjadi setelah Si Gudang Peluru menelan kekalahan dengan skor 3-1 ketika berhadapan dengan sang tuan rumah West Bromwich Albion. Agen Taruhan Ibcbet Terbesar menuliskan kalau mereka menelan kekalahan itu tanggal 18 Maret 2017 yang silam di Hawthorne. Satu gol dari pada Alexis Sanchez tidak berhasil menyelamatkan tim nya dari 2 gol dari pada Craig Dawson serta Hal Robson Kanu.

Kekalahan yang ditelan mereka dari WBA merupakan yang keempat kali nya didapatkan oleh mereka dalam lima pertandingan terakhir yang mereka jalani di Liga Primer Inggris. Dan kemenangan semata wayang The Gunners mereka dapatkan ketika menundukkan Burnely dan hal tersebut terjadi di bulan Januari yang lalu. Sudah lama sekali.

Apa bila dilakukan penjumlahan pada seluruh turnamen maka disimpulkan bahwa The Gunners hanya berhasil mendapatkan 3 kali kemenangan saja dengan 2 kali sisanya mereka dapatkan ketika bertanding melawan tim non liga pada pergelaran turnamen Piala FA lalu yakni ketika berhadapan dengan Lincoln City serta Sutton United. Di samping itu Wenger juga diketahui mengalmai kegagalan dalam membuat Arsenal melaju lebih jauh pada kompetisi Liga Champions setelah sebelumnya mengalami kekalahan dalam hal agregat dari kubu Jerman Bayern Munchen dengan skor 10-2 saat bermain di enam belas besar yang silam.

Tidak heran lah apa bila fans Arsenal merasa muak sehubungan dengn rezim dari pada Wenger yang dianggap membawa klub kepada jurang dibandingkan dengan mengembalikan mereka kepada level papan ata seperti dulu. Semenjak terakhir kali mereka menjadi juara pada tahun 2004 yang silam Arsenal terlihat telah cukup puas dengan berada pada peringkat empat sambil melihat kepada Leicester, Manchester United dan Chelsea berada pada papan atas.

Dengan mereka finis pada peringkat empat besar berarti lolos ke Liga Champions dan mendapatkan banyak yang pun bisa menjadi kegagalan apa bila melihat kepada posisi dari pada Arsenal sekarang ini. Untuk sementara waktu ini mereka berada pada luar zona tersebut yaitu pada peringkat kelima dengan total 50 poin dari 27 pertandingan yang telah mereka jalani. Mereka punya selisih selebar lima poin dari LIverpool. Dan poin yang mereka punyai serupa dengan Everton.

Karena hal ini protes pun mengalir semakin deras lagi kepada mereka pada saat fans dari pada Arsenal mendatangi kandang WBA dan mereka membawa spanduk dengan isi tuntutan supaya Wenger keluar setelah kontraknya selesai pada akhir musim.

Untuk fans dari pada Arsenal sekarang ini Wenger sudah seperti virus yang terus menempel kepada klub. Dan hal ini seperti Stan Kroenke yang nota bene lebih penting kepada kepentingan hal keunangan klub. Bahkan dia juga pernah didesak untuk mundur dari jabatannya ketika sedang berada di atas pesawat.

Namun biar seperti apa pun seperti yang sudah pernah terjadi. di balik supporter yang mencaci dirinya akan tetapi tetap saja ada orang yang memberikan dukungan kepada Wenger yang terus bertahan bersama dengan klub. Untuk mereka, Wenger tetap merupakan orang yang telah berjasa kepada Arsenal terhadap kesuksesan yang mereka miliki sekarang ini.

Lantas sekarang ini bagaimana dengan Wenger? Apa kah dia mau bertahan atau mundur lebih baik?

Agen Taruhan Ibcbet Ternama pada kesempatan kali ini juga ingin melaporkan tentang datangnya nama Josep Guardiola pada awal musim ini. Dia mengangkat ekspektasi terhadap apa yang akan terjadi kepada klub pada musim ini. Mengenai hal ini Pep pun angkat suara bahwa ia sama sekali tidak pernah menebar janji bahwa klub yang ia latih bakalan menjadi juara.

Ekspektasi yang begitu tinggi ditujukan kepada Josep Guardiola. Dan hal ini pun bisa dibilang bukan lah tanpa alasan. Diketahui bahwa pria yang berumur 46 tahun tersebut merupakan salah satu pelatih berkelas di dunia. Dia sukses memenangkan empat belas buah trofi cuma dengan berada di Barcelona selama empat musim. Dan tujuh gelar berhasil ia gelontorkan di dalam galeri Bayern Munchen juga dan itu ia buahkan dalam waktu tiga tahun saja.

Dia merupakan manajer paling muda di dunia yang pernah memenangkan gelar Liga Champions ketika membuat klub Azulgrana sukses menyabet gelar treble dan hal tersebut terjadi pada musim 2008/09 yang silam. Ketika itu dia baru menginjak umur 37 tahun sebagaimana diketahui. Bersama dengan Guardiola dia sukses memenangkan 2 trofi pada kompetisi kali ini.

Guardiola juga tidak pernah gagal dalam membaut tim nya berada pada babak semi final pada Liga Champions di dalam tujuh kesempatan sebelumnya bersama dengan Los Cules atau pun dengan Die Roten. Dan itu merupakan rekor yang terhenti ketika dia berada di City pada musim ini. Mereka langkahnya terhenti hanya berada pada fase enam belas beasr setelah ditundukkan oleh klub raksasa Perancis AS monaco setelah kalah dalam urusan gol tandang dengan agregat akhir 6-6.

City sendiri mencoba untuk naik pada level turnamen tersebut. SEmenjak dirinya dieli dari klub Abu Dhabi united Group pada tahun 2008 yang silam Citizens memiliki upaya untuk selalu menaikkan standar mereka dari waktu ke waktu. Dan mendapatkan kesuksean di Liga Champions akan selalu menjadi next big thing untuk mereka usai mereka selesai menjadi pemenang di Liga Primer Inggris.

Pada faktanya musim perdana mereka bersama dengan Pep terlihat belum berhasil melampaui babak semi final yang mana sebenarnya merupaakn capaian mereka yang paling tinggi pada musim kemarin ketika tim masih berada di bawah kepelatihan Manuel Pellegrini. Di dalam Liga Primer, kans juara juga terlihat begitu sulit karena mereka sekarang ini sedang berada dalam ketertinggalan selebar 13 poin dari Chelsea yang merupakan raja klasemen untuk sementara waktu.

Kans yang paling realistis sekarang ini adalah pada Piala Fa di mana mereka telah sampai kepada babak semi final dan mereka bakalan bertemu dengan Arsenal. Namun demikian tentang hal ini Guardiola memberikan ketegasan bahwa ia sama sekali tidak pernah memberikan janji tentang dirinya mendapatkan gelar apa pun bersama dengan The Citizens.

“saya sama sekali tidak pernah datang ke dalam tim ini dan mengungkapkan bahwa saya bakalan memenangkan 1 gelar. Tidak pernah hal tersebut terungkap dari mulut saya dan tidak pernah saya merasa bakalan meraih treble dalam klub ini. Tak ada ucapan tentang hal tersebut dan saya memperingati bahwa hal tersebut harus lah digarisbawahi.” pemaparan dari pada Guardiola ketika mendapatkan kesempatan untuk berbincangl angsung bersama dengan Agen Taruhan Ibcbet Casino.

“Menjanjikan gelar tidak ada di dalam perkataan saya ketika pertama kali saya merumput bersama dengan klub ini. Yang saya lakukan hanya menerima penawaran mereka dan melakukan tugas saya sebaik mungkin di sini dan sejauh ini memang semuanya belum berjalan dengan lancar. Akan tetapi lambat laun kami pasti akan bisa melakukannya.” tuntasnya menegaskan seperti berhasil dilaporkan langsung oleh jurnalis kami yang melansir.

Berita terakhir yang ingin kami paparkan di sini adalah mengenai hasil imbang yang didapatkan oleh Inter Milan ketika mereka bertemu dengan Torino. Pasalnya hal ini membuat La Benamata menjadi sulit untuk mengejar target mereka untuk finis pada peringkat empat besar pada musim ini.

Melakukan pertandangan ke Olimpico Turin pada tanggal 19 Maret 2017 yang silam Inter sebenarnya memiliki keunggulan terlebih dahulu ketika berada pada menit 27 dan itu mereka lakukan via Geoffrey Kondogbia.

Akan tetapi amatlah disayangkan lantaran keunggulan tersebut tidak lah bertahan lama lantaran Daniele Baselli membuat kedudukan menjadi seimbang kembali 6 menit sesudahnya. Dan Torino malah sempat mendapatkan keunggulan melalui Afriyie Acuquah.

Inter pun pada akhirnya harus berbesar hati setelah memaksakan skor seri hasil gol Antonio Candreva.

Cuma berhasil mendapatkan 1 poin saja, Inter sekarang in sedang tertahan pada peringkat lima dengan 55 poin dan mereka gagal untuk melewati Lazio yang punya keunggulan 1 poin dan baru bermain sebanyak 28 pertandingan sja.

Sementarai tu pada peringkat ketiga yang sekarang ini sedang dimiliki oleh Napoli Inter punya selisih selebar lima poin. Sudah barang tentu bahwa akan berat bagi Inter mengejar ketertinggalan dengan I Partenopeu ketika mereka juga harus menjaga peringkat lima dari kejaran rivalnya AC Milan yang puya jarak Cuma 2 poin saja.

“Semakin sulit saja untuk bisa mendapatkan tiket Liga Champions. Pesimiskah kami? Saya tidak tahu, tapi seperti nya begitu. Kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti.” Stefano Pioli mengakhiri kepada Agen Taruhan Sbobet. (RB)

Related Post

Agen Taruhan Deposit – Dembele Berharga Ting... Agen Taruhan Deposit - Dortmund melabeli banderol tinggi untuk Dembele. 100 juta euro pun takkan cukup untuk memboyongnya. Dembele sekarang ini nam...
Agen Taruhan – Moralitas Leicester Naik Dras... Agen Taruhan - Dongeng indah Leicester berlanjut usai mereka mengeliminasi Sevilla dari Champions. Sekarang mereka tidak memiliki ketakutan. Pada m...
Agen Taruhan Bola – Matic Senang dengan Mou Agen Taruhan Bola - Jose Mourinho diakui oleh Matic adalah sosok yang luar biasa berjasa dalam perjalanan karirnya. Karir dari pada Matic menunjukk...
Arena Agen Taruhan – Citizens Takkan Mempers... Arena Agen Taruhan - Hart dipercaya tak bakalan dapat tempat lagi di City. Hal ini membuatnya mempertimbangkan hengkang. Semenjak nama Josep Guardi...

5 Comments

  1. John Eldad - March 23, 2017

    Prandelli tolak tawaran ke Leicester itu bukan bersimpati atas pemecatan Ranieri, namun dia takut nasibnya bakal sama seperti Ranieri wkwkwkwk

  2. sule - March 26, 2017

    Prandelli memang ga mampu koq, sokk gaya tolak tawaran Leicester 😛

Komentar