Analisa Bandar Sbobet - Di Francesco dan Pekerjaan Beratnya | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Analisa Bandar Sbobet – Di Francesco dan Pekerjaan Beratnya

Analisa Bandar Sbobet – Ada seorang pelatih sepakbola Inggris mengungkapkan kalau sepak bola merupakan pekerjaan 24 jam. Ini penuturannya.

Walau pun tidak selalu berada di atas lapangan hijau akan tetapi manajer terus dituntut supaya memutar otak mereka untuk memikirkan perkara langkah strategi apa yang harus mereka lakukan selanjutnya?

Pada malam itu, Eusebio Di Francesco tidak bisa berdiam di atas ranjangnya dengan tidur nyenyak. Seperti nya ada sebuah hal yang kurang mengenakkan mengganjal di kepala nya. Terlebih lagi hal ini adalah karena masalah penting di dalam klub nya di mana dia harus membalikkan keadaan dari kubu Barcelona saat bermain di ajang perempat final dalam kompetisi Liga Champions.

Misi yang mereka harus hadapi pun bisa dibilang sangat besar sekali. Mereka harus melakukan pengejaran terhadap defisit berupa 3 angka kontra Barcelona yang sampai dengan sekarang ini masih belum tersentuh. Mereka dikalhkan di leg pertama dan diperkuat oleh salah satu pemain terbaik di dunia yang kerap kali bisa menghadirkan kejutan. Siapa lagi orang tersebut kalau bukan si pemain asal Argentina, Lionel Messi.

Untuk memberikan gambaran terhadap betapa berat nya tugas yang diemban oleh tim dengan nama lain i Lupi, jumlah gol yang wajib untuk mereka buat di dalam 1l aga tersebut harus sama banyak dengan jumlah gol yang terjadi kepada gawang Barcelona di dalam total sembilan laga yang sebelumnya telah dimainkan oleh Los Cules di ajang paling elit level klub Eropa ini.

Oleh karena itu Di Francesco pun memtuuskan untuk bangkit dari ranjangnya. Tepatnya di pagi buta jam 5 pagi, beberapa jam usai Roma ditundukkan oleh Fiorentina di depan para supporter nya sendiri, dia kemudian ke meja kerjanya dan mengambil pena serta kertas. Bukan untuk mengarang sebuah hafaalan doa serta harapan untuk dibakar kemudian akan tetapi dia menggambar skema penting untuk meracik strategi yang akan diaplikasikan oleh tim nya

Dengan melihat tugas berat yang harus mereka hadapi di ajang Kuping Besar, maka tidak heran apa bila atmosfer mengenai pesimisme yang dimiliki oleh kubu Roma ini kian berat harus ditanggung di pundak mereka. Terlebih lagi kita juga mengetahui bahwa tim serigala ibu kota ini lagi-lagi terjerat penyakit lama yang sepertinya hingga sekarang ini masih sering kambuh dan itu namanya adalah inkonsistensi. Dengan tipisnya harapan yang mereka miliki pada kompetisi tinggi antar klub yang berasal dari Eropa tersebut maka bisa dikatakan kalau akan lebih rasionalis bila Roma berfokus saja pada ajang Serie A yang terlihat lebih realistis. Mereka bisa mengamankan posisi mereka di empat besar dan mendapatkan tiket bermain di Liga Champions pada musim yang akan datang nanti.

Kita juga mengetahui bahwa tim asuhan Di Francesco ini telah dinanti oleh pertandingan yang bahkan tidak kalah krusial setelah menundukkan Azulgrana yaitu Derby Della Capitale kontra Lazio. Pertandingan derby ini bukan hanya sekedar masalah gengsi sang ibu kota akan tetapi juga soal Liga Champions musim depan. Roma dan Lazio sekarang ini secara bersama memiliki enam puluh poin di genggaman dan secara berturut di urutan 3 serta 4 klasemen pada level Serie A seperti dibahaskan langsung oleh Analisa Bandar Sbobet Terbaik.

Mengingat pertandingan derby seperti ini maka pilihan yang dirasa paling masuk akal untuk dilakukan oleh manajer Di Francesco adalah untuk memebrikan waktu istirahat kepada sang pilar utama ketika mereka bertemu dengan Barcelona dengan mereka menurunkan kekuatan penuh yang mereka miliki ketika bertemu dengan Lazio. Akan tetapi seperti pada hari itu, Di Francesco tidak bisa melabelkan kata rasional di dalam permainan yang akan ia terapkan tersebut.

Tepatnya di hari Senin, 1 hari usai sketsa itu ia gambarkan, Di Francesco kemudian melakoni sebuah acara konferensi pers seperti yang sudah-sudah dan memang wajib untuk dilakukan sebelum laga berlangsung. Dan salah satu pertanyaan dari wartawan adalah apakah ia memiliki keyakinan kalau Roma akan bisa membuat keadaan berbalik?

“Saya merasa kami harus memikirkan mengenai bagaimana kami harus bisa memasang line up paling kuat pada esok hari. Hal ini terasa begitu penting dan memang harus ada rasa percaya diri bagi kami walau pun pada kenyataannya sulit untuk menghadirkan perasaan tersebut. Saya mengungkapkan kepada seluruh pemain di ruang ganti untuk ‘ayo maju, lakukan yang terbaik yang kalian bisa’. Kami sangat hormat terhadap lambang klub yang kami miliki dan tidak ada niatan bagi kami untuk mengecewakan mereka atas hal tersebut. Oleh sebab itu maka kami akan memberikan segala yang berada dalam batas kemampuan kami. Jadi lah tim yang terbaik dan turunkan permainan dengan level teroke.” jawabnya mengakhiri.

“Dan bagaimana mereka percaya dan menghadirkan sesuatu yang bahkan belum pernah terjadi sebelumnya? Kami memiliki ketinggalan sampai 3 angka yang wajib untuk dikjar. Oleh karea itu ini adalah sebuah tugas yang luar biasa besar. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba. Kalah pun tidak apa, yang penting kami telah melakukan semaksimal mungkin” sambungnya enegaskan kepada Analisa Bandar Sbobet Jitu.

Statement dari pada Di Francesco sendiri seperti sebuah ucapan yang bisa dibilang cukup klise. Manajer tentu akan bisa merasa optimis dengan bagaimana tim nya berjalan.

Akan tetapi terlihat bahwa Di Francesco bukan lah orang yang asal cuap cuap saja. Dia sepertinya terlihat cukup yakin karena telah mempersiapkan perencanaan yang cukup matang. Dan kita sebagai seorang penonton saja tentu tidak akan bisa mengetahui kalau eks manajer Sassuolo tersebut telah menyusun sebuah rencana yang sangat luar biasa untuk meredam bagaimana permainan Barcelnoa berjalan.

Di Francesco sendiri sebenarnya tidak menerapkan seluruh skema yang ia rencanakan di dalam sebuah ajang sesi latihan yang dihelat. Semenjak hari ia mendaptkan ide tersebut, Di Francesco cuma punya 2 hari saja untuk memberikan pelatihan terhadap skema yang ia inginkan tersebut dan dia menjealkanna secara paksa kepada Daniele De Rossi cs.

Tepatnya tanggal 10 April yang lalu di hadapan 10 ribu fans yang berada di Stadion Olimpico, Di Francesco mengeliminasi pilihan formasi dengan gambar 4-3-3. Tidak ada yang luar biasa, itu memang formasi yang paling sering ia pakai. Manajer 48 tahun tersebut memilh untuk menggunakan formasi 3-4-1-2.

Sudah barang pasti lah kalau Alisson Becker masih menjadi pilihan utama untuk menjaga garis gawang. Pada bagian pertahanan Federico Fazio dan Kostas Manolas akan ditemani langsung oleh seorang Juan Jesus. Pada lini tengah terdapat nama Daniele De Rossi bersama Kevin Strootman ayng diperkuat oleh Alessandro Florenzi pada bagian kanan serta Aleksandar Kolarov bekerja di bagian kiri.

Di Francesco memberanikan diri untuk mempercayakan debut Liga Champions untuk seorang Patrik Schick. Pemain striker yang berasal dari Republik Ceko tersebut dipadankan dengan Edin Dzeko dan dibantu oleh Radja Nainggolan sebagai striker utama mereka.

Semenjak kick off dilangsungkan mereka tampil dengan luar biasa agresif. Mereka memberanikan diri untuk memberikan tekanan secara konsisten untuk menghentikan aliran bola Barcelona yang terus mereka lakukan seperti yang sudah-sudah. Garis tinggi yang digunakan oleh Roma juga telah berarti mereka meninggalkan 3 pemain pada bagian belakang untuk berhadapan langsung dengan Messi dan Suarez.

Mendengar kalimat dari pada Juan Jesus ketika bertemu dengan Messi sudah barang tentu ada image tertentu yang bisa digambarkan di dalam bayangan pada kepala anda bukan? Pada faktanya Messi sendiri berhasil diredam olehj seorang Jesus, seorang pemain bek yang sering kali jadi sasaran pembulian para fans dalam 2 musim belakangan ini. Sebenarnya Messi sendiri hampir tidak kelihatan kontribusinya di atas lapangan pada malam tersebut.

Barcelona berhasil dibuat merasa tidak nyaman di Roma. Tim yang berada di bawah kependidikan Ernesto Valverde tersebut bahkan akhirnya tidak bisa lagi menggunakan permainan operan pendek seperti yang biasa mereka lakukan. Mereka melakukan hal tersebut ketimbang melakukan permainan dan mendapatkan hasil. mereka nampak membuang bola saja.

Nah, ketakutan itu seperti terendus oleh Roma. Mereka pun mencoba untuk memanfaatkan hal ini. Dzeko menjadi orang yang membuka harapan bagi timnya dengan mencetakkan gol kilat ketika baru berada pada enam menit laga berjalan. Rasa frustrasi dari pada Barcelona juga terlihat dengan jelas dalam pelanggaran ayng dibuat oleh Pique kepada Dzeko ketika hal itu berbuah menadji sebauh penalti. De Rossi yang turun sebagai eksekutor berhasil melakukan tugasnya dengan baik sehingga hal tesebut membuka harapan dari pada i Lupi.

Kisah heroik tersebut tidak berhenti sampai di sana. Dan kali ini giliran Kostas Manlos yang jug amencetakkan angka bunuh diri saat bermain di Camp Nou. Menjebol gawang dari pada Marc Andre Ter Stegen melalui sundulan setelah memanfaatkan sebuah sepakan pojok dengan begitu maksimal.

Seketica Olimpico pun kemudian bergemuruh dengan begitu besar.

Roma dalam tahap ini memiliki sisi emosional yang luar biasa. Bahkan hampir semua pemain merayakan golnya dengan.  SEmentar aitu apa yang telah dilakukan oleh seorang Di Francesco? Dia mencoba supaya melakukan pencegahan kepada seluruh pemain yang berada pad bangku cadangan supaya tidak ikut masuk ke dalam lapangan. Dia mengetahui bahwa misi tersebut belum lah tuntas seutuhnya.

Singkat kata pada akhirnya Analisa Bandar Bola Hari Ini memberitahukan bahwa Roma sukses mempertahankan keunggulan 0-3. Pada malam tersebut Di Francesco dan Roma mendapatakn imbalan terhadap keberaniannya untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi kenyataan.

Setelah hakim lapangan meniupkan peluit panjangnya, semua pemain dan juga staff langsung merasa luar biasa senang dan lari berhamburan ke atas lapnagan. Sementara itu Di Francesco dengan cepat langsung berjalan ke ruang anti.

Ketika berada di dalam pnitu ruang ganti Roma, Di Francesco terlihat telah menanti. Ia memeluk seluruh pemainnya 1 per 1 dan juga para staff sambil menyunggingkan senyuman yang luar biasa lebar. Misi nya telah berhasil. Insomnia yang dialami oleh Di Francesco pada malam tersebut pun ternyat amembuahkan hasil dan memberikan harapan terhadap Roma yang mana berhasil mereka wujudkan menjadi sebuah hal yang realistis di sini.

“Benar sekali bahwa saya tidak bisa tidur dan sepertinya pikiran saya terus berteriak dan saya seolah melakukan dialog bersama dengan mereka tanpa ada suara dari mulut saya. Oleh karena itu saya memutuskan untuk bangun saja dan tidak menghabiskan waktu untuk berbaring. Saya menggambar skema tentang kemungkinan menaklukkan Roma. Dan tampilan berbeda kemudian datang kepada ide saya dan dengan secemerlang mungkin saya mencoba untuk menggunakan pemikiran tersebut membuat permainan tim bisa berjalan dengan maksimal untuk melumpuhkan aktifitas Barcelona di atas lapangan. Andai saja hal ini tidak memiliki keberhasilan maka kemungkinan sudah banyak orang ang ingin membunuh saya.” terang Di Franfcesco.

PAda dasarnya memang tidak bisa dihindari kalau Di Francesco layak untuk menuai pujian terhadap keberanian yang ia miliki. Para pemain i Lupi bahkan juga tahu ke mana kredit tersebut harus mereka layangkan terhadap kemenangan yang luar biasa bersejarah ini.

“Jalan yang panjang telah kami tempuh melalui kekalahan tersebut menuju kemenangan 0-3 dan tidak terbobol di markas. Akan tetapi kredit sepenuhnya adalah untuk pelatih. Dia mendapatkan formasi ini kurang lebih sekitar 2 hari yang silam dan menjejalkannya secara terus-terusan kepada kami tanpa henti ketika kami sedang berada pada sesi latihan. Akan tetapi kami merasa tidak harus berdebat tentang hal ini karena kami tahu bahwa dia melakukan apa yang berada dalam batas kemampuannya untuk membuat kami bisa tampil maksimal dan mencekam bagi Roma. Dia juga bermain-main dengan sisi emosional dari pada supporter AS Roma, sehingga gemuruh dari pada pernonton di tribun juga memberikan pengaruh kepada lawan kami. Terlihat dengan jelas bahwa peran supporter di sini sangat luar biasa besar. DAn yang tterpenting di sini adalah bahwa kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar nya kepada kerja keras dari pada Di Francesco karena telah mengantarkan kami keapda pintu kemenangan seperti ini.” penuturannya mengakhiri pertemuan bersama dnegan Tips Bandar Sbobet. (RB)

Related Post

Dunia Bandar Bola – Saran Menarik dari Gattu... Dunia Bandar Bola - Manajer Milan Gattuso mengaku senang dengan kinerja Cutrone, dia pun berikan saran unik. Tidak banyak yang meramalkan kalau Cut...
Pusat Bandar Bola – Diharap City Tetap Terfo... Pusat Bandar Bola - Walau pun city memiliki kemenangan telak dari Basel dengan skor 0-4 tapi mereka diminta tak terlena. City terlebih dahulu menda...
Prediksi Bandar Bola – Costa Senang di Chels... Prediksi Bandar Bola - Diego Costa menunjukkan penurunan ketika tahun pindah ke 2017. Tapi dia merasa kerasanan di Chelsea. Costa sendiri adalah or...
Bandar Bola Ibcbet – Ibrahimovic Tak Digaran... Bandar Bola Ibcbet - Bukan sebuah jaminan kalau dibelinya Ibra berarti sebuah hal yang pati memberikannya keuntungan. Ibrahimovic kembali mendapatk...

7 Comments

  1. Jamal - April 17, 2018

    Salut buat Eusebio Di Francesco sampai kagak bisa tidur 😀

  2. Tikno - April 17, 2018

    Kasihan si Francesco sampai mengidap insomnia wkwkwkwkk

  3. Wilner - April 17, 2018

    Ini merupakan beratnya tugas bagi Francesco yang harus dihadapi di Liga Champions

  4. Jedar - April 17, 2018

    Kalo dilihat harapan di kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu, harapan Roma untuk juara sangat tipis

  5. Kurniawan Santoso - April 17, 2018

    Mending Roma fokus ke Serie A, untuk mengamankan posisi 4 besar, dan merebut tiket ke Liga Champions musim depan

  6. Johnwalker - April 17, 2018

    Di Francesco mungkin akan menunggu malam2 insomnianya berikutnya 😀

Komentar