Bandar Bola Handicap - Sanchez Ditawari Gaji Tinggi? | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Bandar Bola Handicap – Sanchez Ditawari Gaji Tinggi?

Bandar Bola Handicap – Arsenal konon katanya dikabarkan memberikan penawaran terhadap pemain bintangnya, Alexis Sanchez.

Sehubungan dengan kontrak sekarang ini cuma tinggal 1 musim lagi sebelum berakhir Sanchez sampai dengan sekarang ini belum memutuskan demi melanjutkan karirnya bersama dengan The Gunners atau tidak? Hal tersebut sampai dengan sekarang ini masih berupa rumor mengenai masa depan nya dan ini termasuk juga mengenai potensi kepindahan kepada klub saingan yakni Manchester city dan chelsea.

Padahal sebenarnya Sanchez sendiri adalah peran yang begitu penting untuk kubu The Gunnuers semenjak dia dibeli dari kubu Barcelona. Selama 3 musim lamanya dia menggunakan seragam balutan The Gunners, pria yang berdarah Chile tersebut sudah sukses memberikan rekor berupa sebanyak 64 gol serta 41 assist dari total 134 laga yang ia jalankan pada seluruh turnamen. Di musim ini saja Sanchez telah sukses memberikan sumbangan berupa 22 gol serta 18 assist sebagaimana hal ini dituliskan langsung dalam bahasan yang berhasil dibuat oleh Situs Bandar Bola Handicap.

Adalah hal yang tidak mengherankan bahwa Arsenal kemudian berusaha mati-matian demi bisa mempertahankan nama Sanchez di dalam klub. Sesuai dengan laporan yang diberikan oleh para media Inggris, Sanchez bahkan katanya diberikan iming-iming oleh klub mendapatkan gaji senilai 300 ribu poundsterling per pekan di dalam kontrak baru yang akan dia tanda tanganani. Dan angka tersebut sudah barang tentu sangat lah jauh di atas gaji rata-rata dari pada pemain bintang dari pada klub yang berasal dari London Utara tersebut.

“Saya sendiri tidak bisa memberikan konfirmasi bahwa kami telah memberikan penawran terhadap hal tersebut. Karena yang kalian dengari ut mungkin bisa jadi hanya lah sekedar sebuah kabar angin dan saya tidak bisa memastikan hal tersebut kepada kalian semua. Sekarang ini kami harus melakukan pertimbangan terhadap potensi finansial yang kami miliki untuk menopang gaji yang dimiliki oleh seluruh amunisi di dalam tim ini.” papar pria yang berasal dari Perancis ini ketika sedang menuturkan kalimatnya kepada Pasaran Bandar Bola Handicap.

“Dan sekarang ini apa yang menjadi pasti adalah jumlah gaji untuk tiap pekan pada sekarang ini adalah sebuah jumlah gaji per tahun di 20 tahun yang silam.” jelasnya menerangkan kepada kami.

Sanchez sendiri sekarang ini diplot sebagai pemain striker tengah dan hal tersebut nyaris terjadi sepanjang musim ini berjalan. Wenger sendiri menuturkan kalau pemainnya tersebut pada dasranya lebih suka bermain sebagai seorang pemain sayap.

“Selama ini dia memainkan peran sebagai striker tengah selama ini dan fokus adalah yang diperlukan untuk bisa membauhkan angka.” sambung manajer yang memiliki nama lain The Professor tersebut.

“Dia sendiri memiliki permainan dengan sikap yang luar biasa agresif. Adalah hal yang sangat menguntungkan kalau dia merupakan pemain yang sangat suka untuk bersentuhan dengan bola. Dia lebih memilih untuk bermain lebih lebar ketimbang berada pada bagian depan. Dia sendiri harus menjaga adanya keseimbangan antara menciptakan kans dan membuahkan angka.” sambungnya mengakhiri seperti berhasil dituturkan langsung oleh wartawan kami.

Tottenham Hotspur kembali untuk berjuang menjadi pesaing dalam gelar juara pada musim ini. Perjuangan dari pada The Lilywhites sendiri bukan lah semata wayang untuk mendapatkan garis finis dalam persaingan bersama dengan rival satu kotanya yakni Arsenal.

Tottenham sendiri tidak pernah berhasil mendapatkan finis di atas The Gunners dan hal ini telah terjadi semenjak tahun 1995 yang silam. Pada musim kemarin sebenarnya impian mereka tersebut hampir saja terwujudkan, akan tetapi sangat lah disayangkan bahwa pada pekan-pekan terakhir mereka melakukan blunder sehingga hal tersebut mengakibatkan The Gunners sukses menyalip posisi mereka dan mereka pun harus puas mengakhiri musim pada urutan ketiga klasemen.

Pada periode 2016/17 ini mereka mungkin akan menyudahi penantian mereka yang sudah berjalan kurang lebih selama 20 tahun tersebut. Dan sekarang ini tim yang berada di bawah arahan Mauricio Pochettino tersebut sedang berada pada urutan kedua dengan keunggulan empat belas angka dari The Gunners. Sementara itu turnamen tinggal memiliki sisa kurang dari delapan laga lagi.

Walau pun seperti ini akan tetapi manajer mereka memberikan ketegasan bahwa finis di atas Arsenal bukan lah problem utama untuk mereka. Secara matematis mereka bahkan memiliki teori bisa menjadi juara andai kata Chelsea blunder nantinya.

“Saya merasa bahwa kami bermain serta berjuang untuk banyak hal yang lebih besar dibandingkan cuma untuk finis di atas Arsenal. Peluang itu begitu besar dan kami tidak ingin melihat hal ini terlalu dalam. Sekarang ini kami memiliki misi yang lebih penting lagi untuk diwujudkan yaitu untuk berada di atas peringkat Chelsea yakni dengan kata lain menjadi juara.” sambungnya memamaprkan kepada kami.

“Dan apa bila kita ingin melihat kepada gambaran yang lebih besar lagi maka kami bisa mengungkapkan kalau hal ini bisa jadi adalah peluang juara kami. Memangkas jarak dengan Chelsea untuk sekarang ini adalah hal yang sangat memungkinkan untuk terjadi.” tambahnya melanjutkan lagi.

Sementara itu kami juga ingin membahas mengenai yang lain. Sekarang tidak ada kiper utama di Man City. Josep Guardiola yang merupakan pelatih dari pada City mengungkapkan kalau dirinya bakalan memilih kiper untuk setiap pekan laga berlangsung.

City sendiri sedang berada dalam situasi penjaga gawang yang sulit setelah Josep Guardiola memutuskan untuk menendang Joe Hart dari posisi utama. Padahal sebenarnya nama kiper yang terakhir kali kami sebut kan tersebut telah selama bertahun-tahun berada di atas. Penampilan dari pada penjaga gawang baru Claudio Bravo yang mereka datangkan dari Barcelona memiliki penampilan yang mengecewakan.

Bravo sendiri beberapa kali membuat kesalahan dan akhirnya hal ini membuat Guardiola memutuskan untuk menjadikan dirinya pemain cadangan saja. Willy Cabalerro kemudian mendapatkan kesempatan untuk menjadi kiper utama. Walau pun punya permainan yang cukup konsisten di bawah mistar gawang akan tetapi dia melakukan blunder ketika berhadapan dengan Chelsea dan hal ini membuat tim nya dihargai dengan kekalahan dari The Citizens dengan skor 2-1.

Penjaga gawang Argentina tersebut kemudian ditepikan dalam pertandingan kontra Hull City. Pad akhir pekan kemarin untuk memberikan kesempatan yang lain terhadap Bravo. Secara keseluruhan City sendiri berhasil mendapatkan kemenangan dengan skor 1-3. AKan tetapi bravo melakukan blunder yang luar bias dan membuat tim nya menjadi mendapatkan kegagalan dalam menelurkan clean sheet dalam pertandingan ini.

Walau pun peminjaman dari pada Hart akan selesai pada musim ini namun demikian kiper yang berdarah Inggris tersebut ada kemungkinan tetap tidak ada di dalam rencana milik pria yang berkepala plontos tersebut. Manajer yang berasal dari Catalans tersebut pun beberapa kali dirumorkan bakalan mendatangkan manajer baru melalui jendela transfer pada musim panas nanti.

“Sudah barang tentu bahwa setiap pekan saya akan menentukan mengenai siapa kah yang bakalan mengawal gawang dalam tiap laga.” keterangan Guardiola.

“Pada pekan kemarin saya memutuskan bahwa Claudio adalah orangnya. Dan untuk pertandingan pada hari Sabtu nanti saya juga bakalan memutuskan tentang apa yang terjadi nantinya.” jelasnya memaparkan lebih lanjut lagi.

“Adalah hal yang penting untuk melihat apakah tim lawan akan melakukan pressing luar biasa atau tidak? Cara bermain melawan tim lawan juga adalah sesuatu yang bakalan saya lihat pada sesi latihan nantinya.” sambung pria yang merupakan eks manajer Barcelona serta Munich tersebut memaparkan seperti berhasil dilaporkan oleh Bandar Bola Handicap dan Over Under Ini.

Kami pada hari ini juga ingin memaparkan mengenai pemain Juventus yakni Paulo Dybala yang diberikan pujian oleh manajernya di dalam klub Palermo. Dia mengungkapkan kalay Dybala telah menunjukkan penampilan sebagai gejala alian ketika dia telah berumur 18 tahun.

Dybala sendiri menunjukkan penampilan yang bisa dibilangl uar biasa ketika Juventus menjadi tim tuan rumah dari barcelona pada leg pertama fase perempat final di Liga Champions. Dybala sendiri sukses melakukan brace kepada sang tuan rumah.

Tambaha 2 angka tersebut membuat Dybala menjadi pesaing paling dekat dengan Gonzalo Higuain di mana dia sukses menelurkan 27 gol. Diketahui bahwa 21 gol di antaranya dia buahkan di Serie A bersama dengan Juventus sekarang ini. Dybala sendiri sukses menelurkan enam belas gol padas eluruh ajang untuk sementara waktu ini. Delapan buah gol nya itu terjadi di Serie A. Sementara itu empat di antranya terjadi ketika bermain di Liga Champions pada musim ini.

Penampilan ciamik tersebut masih terus berlanjut dengan adanya perpanjangan kontrak bersama dengan The Old Lady yang terjadi pada tanggal 13 April 2017 yang silam. Kontrak tersebut membuat sang pemain bersama dengan klub yang berasal dari Turin tersebut sampai dengan tahun 2022 yang akan datang nanti. Bisa dibilang bahwa kontrak ini seakan memberitahukan bahwa mereka benar-benar ingin bekerja sama dengan sang pemain dengan begitu luar biasa.

Sebelum pada akhirnya menjadi pemain bersama dengan The Old Lady, Dybala sendiri sempat memperkuat klub Palermo dari tahun 2012 sampai dengan 2015. Manajer yang pernah menangani dirinya yakni Sannino sendiri memiliki penilaian tersendiri kepada Dybala tentang hal ini.

“Ketika dirinya datang, kami dengan cepat mengetahui apa yang bisa ia perbuat bersama dengan klub ini. Dan dilihat secara teknis dia adalah seorang alien namun demikian dia tentu saja masih memerlukan waktu. Untuk menahan dampak di dalam fisik dan seluruh yang berada pada alasan tersebut dan untuk memahami taktik yang anda miliki.” terang Sannino menerangkan.

“Namun demikian kekuatan dari pada dirinya sekarang ini adalah dia datang ke Italia sebagai pemain yang benar-benar sedang berada dalam kondisi prima dan kami memerlukan pemain seperti itu.” sambungnya memaparkan lebih lanjut lagi.

“Yang membuat nya menjadi begitu hebat sekarang ini adalah bahwa dirinya memiliki kesabaran yang betul-betul alot untuk menunggu dan berumbuh secara perlahan tapi pasti. Dan sekarang ini dia masih merupakan sosok yang sama seperti ketika ia bermain bersama dengan Palermo pada tahun 2012 yang silam. Dia telah tumbuh sedemikian rupa sehingga kami pun merasa begitu senang karena telah berhasil merekrut dirinya ke dalam tim ini. itu adalah hal ayng benar-benar berarti untuk kami.” keterangannya mengakhiri seperti berhasil dituliskan langsung oleh tim penganalisa kami.

Berita terakhir yang bakalan kami paparkan di sini adalah mengenai AS Monaco. Klub yang berasal dari Perancis tersebut menuturkan kalau mereka hanya menjadikan Liga Champions sebagai bonus untuk mereka pada musim ini. Lebih dari pada itu mereka menginginkan untuk menjadi juara di Liga Perancis.

Monaco sendiri memiliki kans besar untuk bisa melangkah pada semi final pada turnamen di Liga Champions. Kemenangan yang terjadi di kandang Borussia Dortmund dengan skor 2-1 pada pertandingan leg pertama membuat mereka menjadi berada di atas angin.

Usai mendapatkan kemenangan dari Die Borussen Monaco kemudian harus bisa segera mengalihkan fokusnya untuk bermain pada level domestic. Mereka bakalan bertemu dengan Dijon dalam sambungan di Liga Perancis yang bakalan terjadi pada tanggal 15 April 2017 yang silam.

Monaco sekarang ini berada pada puncak kalsemen sementara di Ligue I di mana mereka telah memiliki perolehan sebesar 74 poin dari total 31 pertandingan yang mereka jalani. Tim yang berada di bawah arahan Leonardo Jardim tersebut memiliki keunggulan selebnar 3 poin dari Paris Saint Germain yang merupakan rival mereka yang paling dekat untuk sekrang ini.

“Ligue I tetap lah merupakan focus utama kami pada musim ini. Liga Champions merupakan sebuah bonus untuk kami.” Jelas Dniael Subasic yang merupakan pemain Monaco ketika memberikan keterangan kepada Bandar Bola Handicap Sbobet.

“Pertandingan kontra Dijon sudah barang tentu akan menjadi sebuah hal yang begitu sulit untuk kami. Namun demikian kami merupakan tim yang menginginkan tiga poin dari permainan ini.” Papar Subasic ketika sedang memberikan keterangannya kepada kami.

“Sekarang ini kami perlu untuk memenangkan enam laga lagi demi bisa menjadi juara. Dengan senang hati saya bakalan bisa memenangkan seluruhnya dengan skor 1-0 usai sebelum pertandingan yang bisa terbialng sulit untuk kami.” Akhir katanya menuturkan dan menyimpulkan sebagaimana dipaparkan langsung oleh Tips Bandar Bola. (RB)

Related Post

Bandar Bola Denpasar – Dukungan Pogba Kepada... Bandar Bola Denpasar - Juventus punya peluang raih treble. Melihat hal tersebut Paul Pogba pun nyatakan dukungannya. Pemain yang berasal dari Peran...
Website Bandar Bola – Kritikan Adams Direspo... Website Bandar Bola - Arsene Wenger memberikan respon terhadap kritikan yang diberikan Tony Adams, eks pemainnya sendiri. Adams sendiri merupakan m...
Bandar Bola Surabaya – Pep Kembangkan Mental... Bandar Bola Surabaya -  Leroy Sane merasa beruntung bermain di City karena dia kini dilatih oleh Pep Guardiola. Sane membuktikan kalau dirinya suks...
Bandar Bola Riau – Seri, Allegri Berbesar Ha... Bandar Bola Riau - Hanya ada 1 poin saja dari pertandingan melawat ke kandang Atalanta. Tentang hal ini Allegri menerimanya. Ketika menjalani perta...

8 Comments

  1. andre - April 18, 2017

    Gosip ribut sama Wenger pasti di bumbui tawaran harga tinggi

  2. Makita - April 19, 2017

    Sudah wajar lah kalo Sanchez dihargain tinggi, skillnya kan oke punya

  3. Ahuat - April 19, 2017

    Masak seh Wenger tidak tahu kalo gajinya Sanchez menjadi 300.000 pounds per pekan?

  4. Hermawan - April 20, 2017

    Ditawari gaji kalo tidak bahagia ya percuma

Komentar