Bandar Bola Mataram - Hati Cavani Masih Napoli | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Bandar Bola Mataram – Hati Cavani Masih Napoli

Bandar Bola Mataram – Walau nanti tidak lagi bersama dengan Paris Saint Germain mungkin saja Napoli jadi tujuan Cavani.

Seperti yang kita semua ketahui Cavani sendiri pernah menggunakan seragam Napoli dan hal tersebut terjadi pada tahun 2010 sampai dengan 2013. Selama berada dalam periode itu striker yang berasal dari Uruguay tersebut merupakan orang yang diandalkan sebagai ujung tombak dari pada Partenopei.

Secara total diketahui bahwa sang pemain telah sukses menelurkan 104 gol dari total 138 penampilan yang ia mainkan bersama dengan Napoli. DAn hal tersebut lah yang membuat dirinya menjadi idola luar biasa untuk San Paolo.

Cavani sendiri sekarang ini masih berada dalam ikatan kontrak bersama dengan pihak klub Paris Saint Germain sampai dengan tahun 2020 yang akan datang. Namun demikian apa bila nanti kontraknya telah selesai maka ada kemungkinan dia mungkin akan bergabung kembali bersama dengan klub lamanya.

“Saya sendiri sekarang ini sedang berada dalam momen yang istimewa dengan menggunakan jersey biru. Dan saya merasa bahwa itu merupakan waktu pada saat seluruh hal berubah bagi diriku.” penjelasan Cavani sebagaimana hal ini diterangkan langsung dalam tulisan yang berhasil dibuat oleh media setempat yang tidak ingin kami sebutkan namanya di sini.

“Teman-teman satu tim dan juga para fans membuat sekarang ini nama saya menjadi begitu melegnda. Tidak heran lah apa bila anda memiliki keinginan mengenai tempat di mana anda ingin bermain dalam melakukan apa yang anda pikir anda sedang lakukan terbaik.  Tempat itu (Napoli_ adlah yang membesarkan nama saya dan sudah barang tentu bekerja sama kembali bersama dengan mereka akan menjadi sebuah gagasan yang baik.” ujar sang pemain menerangkan kepada Bandar Bola Mataram Terpercaya.

Di sisi yang lain masa depan dari pada Romelu Lukaku belakangan ini terus menjadi bahan perbincangan ayng begitu panas. Dan media sering kali membicarakan tentang dirinya. Hal ini membuat penyraeng yang bermain untuk Everton tersebut merasa begitu kesal dengan apa yang terjadi kepada dirinya.

Ketajaman yang dimiliki oleh Lukaku pada musim ini merupakan alasan terbesar kenapa dia begitu diinginkan oleh beberapa klub ternama di Eropa dan juga oleh sesama klub yang berbasis di Inggris. Dan sejauh ini diketahui bahwa dia telah sukses menelurkan 24 angka di liga dan membuat dirinya menjadi pemain paling tajam di sana.

Man City, Manchester United dan Chelsea menurut pemberitaan berada dalam barisan paling depan yang sudah mengantri untuk mendapatkan tanda tangan Lukaku. Terlebih lagi Lukaku juga telah melakukan penolakan soal perpanjangan kontrak baru dari pihak The Toffees.

Sehubungan dengan kontraknya akan selesai di tahun 2019, maka sudah barang pasti bahwa dia harus segera dijualkan dan paling cepat hal tersebut terjadi pada musim panas nanti dan berharap lah agar harganya tidak menurun sehubungan dengan pemain yang berumur 23 tahun tersebut memiliki harga paling sedikit senilai 60 juta poundsterling.

Media Inggris mengungkapkan bahwa awal pekan ini Lukaku merasa lebih senang untuk menjadi bagian dari pada Manchester United yang notabene sekarang ini sedang membutuhkan asupan tenaga striker sehubungan dengan Zlatan Ibrahimovic sedang mengalami cedera.

Di sisi yang lain gaya bermain yang disuung oleh Antonio Conte bersama dengan Chelsea dianggap tidak cocok untuk Lukaku. Terlebih lagi Lukaku juga pernah memiliki cerita yang kurang menyenangkan ketika dulu sedang membela The Gunners.

Rumor tentang masa depannya tersebut tidak ayal membuat Lukaku merasa kesal dan hal ini membuat dia curhat menggunakan sosial media untuk memberikan bantahan terhadap semua ini.

“Dan beberapa media sekarang ini memnag memberikan gangguan yang luar biasa terhadap saya. Mereka membuat statement terus-terusan belakangan ini padahal kami sendiri sekarang s edang berada dalam kondisi di mana sangat penting.” paparnya menuturkan.

Di sisi yang lain pemain Arsenal, Lucas Perez pada awal musim ini bersama dengan Arsenal bisa dibilang tidak mengalmai perkembangan. Dan hal ini membuat sang pemain mungkin akan kembali bergabung bersama dengan Deportivo La Coruna pada musim yang akan datang nanti.

Sebagaimana diketahui Perez sendiri dibeli oleh Arsenal melalui jendela transfer musim panas kemarin dari kubu Deportivo dengan banderol 17 juta poundsterling. Dan hadirnya nama Perez diharapkan bisa memberikan ketajaman terhadap lini serang sekaligus menjadi alternatif penyerangan.

Namun demikian kenyataan tersebut begitu jauh dari pada hadapan sang Perez karena faktanya dia cuma mendapatkan kesempatan 11 kali tampil dan menelurkan 1 gol.

Secara total Perez cuma sukses memberikan delapan gol serta enam assist dari total 22 kali bertanding pada seluruh turnamen yang dia mainkan. Dan waktu bermain yang dia miliki secara rataan cuma 47 menit per pertandingan.

Tidak lah mengherankan kalau kemudian kondisi tersebut membuat Perez merasa sangatr kesal dan dia merasa tidak diberikan kepercayaan utnuk memberikan bantuan kepada tim. Oleh sebab itu pemain yang berumur 28 tahun tersebut pun membuka kans untuk keluar dari klub ketika musim ini berakhir. Dan mengenai tuuan ke mana dia bakalan pergi nantinya Deportivo kemungkinan besar akan menjadi tujuan rpimer nya.

“Pada musim ini saya bisa bilang kalau semua berjalan dengan sulit untuk saya karena saya memiliki kelayakan untuk mendaptkan jam terbang yang lebih tingi. Mungkin saya tidak tampil sebaik pemain lainnya di sini akan tetapi apa bila mereka bisa memberikan saya jam tayang yang lebih banyak maka saya akan lebih rajin menelurkan gol serta assist untuk klub ini dan itu adalah hal yang pasti.” keterangan Perez sebagaimana hal ini diterangkan langsung dalam berita yang berhasil dibuat oleh Link Bandar Bola Mataram Online.

“Saya sendiri telah melakukan pembicaraan kepada manajer terkait hal ini dan dia mengakui hal tersebut namun demikian dia memiliki ide tersendiri dan tentang hal ini saya hraus merasa respek dengan apa yang ia putuskan. Dan secara garis besar saya cuma ingin memiliki kesempatan bermain. Alasannya adalah karena saya patuit untuk mendapatkan hal tersebut. Namun demikian tentang hal ini saya juga harus dewasa dan melihat bahwa saya harus menerima keadaan apa pun di sini dan tidak ada pilihan lain tentang hal tersebut.” jelasnya menambahkan lagi kepad kami.

“Tentu saja saya ingin membuktikan kalau say merupakan pemain dengan kualitas untuk kubu Arsenal. Namun demikian apa bila nantinya memang tidak bisa tau mereka memutuskan untuk memasukkan saya ke dalam daftar jual maka akan ada kans untuk kembali bergabung bersama dengan Deportivo La Coruna.”

“Saya secara pribadi menyadari bahwa ada beberapa klub lain berminat terhadap diri saya dan saya adalah orang yang ingin bermain pada gelaran Liga Champions. Namun nanti kita melihat apakah Deportivo merupakan salah satu opsi yang akan saya usung atau tidak?” terangnya mengakhiri.

Antonio Conte merasakan suka cita setelah Chelsea menundukkan kubu Middlesbrough. Namun demikian tetnang hal ini manajer Chelsea tersebut juga mempertontonkan rasa simpati mengenai terdegradasinya nama Middlesbrough.

Kemenangan berskor 0-3 yang berhasil didapatkan oleh Chelsea ketika bermain di Stamford Bridge membuat mereka semakin dekat dengan gelar juara di Liga Primer pada musim ini. Chelsea Cuma perlu 1 kemenangan saja untuk membuat mereka pasti menjadi kampiun.

Namun demikian pada saat yang sama hasil itu juga memberikan kepastian kalau Middlesbrough bakalan terlempat kepada Divisi Championship di musim yang akan datang. Mereka tidak bakalan selamat dari jeratan tersebut walau pun sebenarnya masih memiliki 2 pertandingan tersisa.

Setelah pertandingan tersebut habis, Conte pun kemudian menunjukkan kelakuan yang begitu professional. Dia memberikan salam kepada para pemain dan juga para staff di kubu lawan di atas lapangan dan memberikan penghiburan kepada mereka.Di samping itu Conte juga ikut menyambangi para fans Middlesbrough yang berada di tribun away dan dia memberikan tepuk tangan terhadap support yang tiada henti yang datang dari Middlesbrough kepada tim yang baru saja mendapatkan tekanan karena harus terdegradasi ke level kedua di sepak bola Inggris ini.

Karena sikapnya tersebut Conte pun kemudian mendapatkan tuaian pujian ketika sedang membicarakan soal social media. Apa yang ia lakukan tersebut merupakan sebuah kejadian langka di dalam sepak bola dan hal tersebut dirasa sangat lah layak untuk mendapatkan pujian. Ketika Bandar Bola Mataram Terbesar memberikan pertanyaan terhadap tindakannya yang satu itu, begini lah jawaban Conte kepada kami.

“Adalah hal yang sangat penting untuk melakukan selebrasi terhadap kemenangan yang berhasil kalian dapatkan. Dan untuk kami kemenangap ada hari ini menunjukkan kalau kami sekarang ini sudah semakin dekat dengan title dan untuk mendaptkan pencapaian oke pada musim perdana saya di dalam tim ini sebagai seorang pelatih.” Penjelasan Conte ketika memiliki kesempatan untuk berbincang bersama dengan jurnalis kami.

“Namun demikian di saat yang bersamaan pula adalah hal yang sangat baik untuk melihat adanya sebuah tim yang terkena degradasi dan melihat bahwa fans memberikan applaus untuk para pemain dan para pemain di sana juga menerima tepuk tangan. Adalah hal yang penting untuk membuat kemenangan anda mendapatkan perayaan namun demikian anda juga memiliki rasa respek yang besar. Saya merasa bahwa situasi seperti ini hanya bisa terjadi ketika anda sedang berada di Inggris. Dan saya sama sekali tidak mengingat tentang kejadian ini di Italia dan hal seperti ini adalh sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan.” Ungkapnya mengakhiri.

“Dan ini adalah sesuatu yang sangat baik. SEpak bola merupakan hal ayng sangat mengandalkan permasalahan spotivitas. Dan kami juga mendoakan yang terbaik untuk seluruh pemain Middlesbrough untuk musim yang akan datang nanti.” Keterangan pria yang berdarah Italia tersebut.

Gianluigi Buffon menuturkan kalau dia menginginkan Piala Liga Champions. Menurutnya rasa bahagia ketika tim sukses mendapatkan gelar tersebut setara sekali euforianya seperti ketika ketika dirinya sukses mendapatkan kemenangan di turnamen Piala Dunia.

Buffon sendiri pernah merasakan pengalaman begitu dekat untuk mendapatkan gelar Liga Champions. Akan tetapi 2 kali berada pada paratai final, pria yang bekerja untuk tim nasional Italia tersebut harus merasa puas Cuma finis sebagai pemilik tangga runner up saja.

Di periode 2002/03 yang silam Buffon bersama dengan The Old Lady mendapatkan kekalhan dari AC Milan dalam pertandingan puncak yang mana hal ini harus menggunakan adu titk putih sebagai alat ukur kemenangan. Sementarai tu 2 tahun yang silam Bianconerri mendapatkan kekalahan ketika bertemu dengan Barcelona (yang pada akhirnya sukses mendapatkan treble).

“Sudah barang jelas bahwa ada hasrat bagi kami untuk menebus kekelahan ketika bermain pada final yang akan dilangsungkan di Berlin. Namun demikian saya juga memiliki kesempatan untuk menebus untuk mendapatkan kekalahan pada Manchester di taun 2003. Oleh karena itu selama beberapa tahun saya terus memotivasi diri sendiri semakin dalam lagi.” Keterangan Buffon sebagaimana hal ini berhasil diberitakan.

“Mengalami kekalahan di dalam adu penalty di tahun 2003 yang lalu tentu saja adalh sebuah hal yang begitu menyakitkan namun demikian karena saya ketika itu masih berumur 25 tahun maka saya merasa begitu tenang dan yakin bahwa saya bisa memenangkan lebih banyak lagi ke depannya.”

Sekarang Buffon mendapatkan kans untuk kembali mendapatkan peluang tampil ketika bermain di final Liga Champions. Sekarang ini mereka sedang berada dalam performa baik terlebih lagi setelah mereka sukses memenangkan laga kontra AS Monaco di leg pertama yang berakhir dengan skor 0-2.

“Sudah barang tentu bahwa gelar Liga Champions bakalan memberikan arti besar untuk diri saya. Itu akan menjadi rasa bahagia yang luar biasa. Dan bersama-sama di Piala Dunia lantaran hal tersebut adalah hal yang sangat sulit untuk didapatkan.” Keterangan pria yang hampir seluruh karirnya membela Si Nyonya Tua.

“Saya selalu ingin memenangkan hal ini dan saya selalu yakin bisa melakukan hal ini bersama dengan para rekan, para fans dan juga para rekan. Dan hal akan menjadi sebuah hal yang begitu luar biasa. Kita bisa mengungkapkan kalau hal tersebut akan menjadi kemenangan besar untuk tim ini. Dan kami sangat mengharapkan agar hal tersebut bisa terealisasikan di final pada Liga Champions musim ini.” Akhir kata dari pada Buffon seperti sukses dilansirkan oleh Bandar Bola Lombok. (RB)

Related Post

Website Bandar Bola – Hazard Candai Nilai Tr... Website Bandar Bola - Soal nilai transfer dirinya, Hazard mengungkit nama Neymar dan dia berkelakar seraya menjawabnya. Neymar Jr telah resmi menja...
Bandar Bola Sbobet – Kata Milan Kepada Donna... Bandar Bola Sbobet - Masa depan dari pada sang kiper belia, Donnarumma sekarang ini terus jadi bahan rumor. Milan pun angkat bicara. Gianluigi Donn...
Bandar Bola Bali – Pentingnya Liga Eropa Unt... Bandar Bola Bali - Bila menang dari laga derby Manchester, posisi empat besar akan jadi milik City. tapi menurut Mourinho Liga Eropa lebih penting. ...
Bandar Bola Terlengkap – Drinkwater Beradapt... Bandar Bola Terlengkap - Drinkwater akan menjadi pemain penting Chelsea sehubungan dengan adaptasinya berjalan dengan lancar. Chelsea menambah pema...

8 Comments

  1. sule - May 10, 2017

    Biasanya mantan pemain kalo balik lagi ke klub asalnya, pasti jadi jelek ga sebagus dulu

  2. Tikno - May 11, 2017

    Ane yakin Cavani suatu saat nanti pasti Cavani kembali lagi ke Napoli

  3. Big Bola - May 11, 2017

    Cavani menjadi ujung tombak andalan di Partenopei sepertinya bakal balik lagi nih ke Napoli

  4. Bhengky - May 11, 2017

    Jika Cavani disuruh memilih sudah pasti Cavani akan kembali ke Napoli ketika kontraknya di PSG sudah habis pada 2020 mendatang

  5. Wilner Hernandez - May 11, 2017

    Hatinya masih di napoli tapu duitnya enak di PSG hihihihi 🙂

Komentar