Bandar Bola Palembang - Rooney Tak Ingin Disepelekan | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Bandar Bola Palembang – Rooney Tak Ingin Disepelekan

Bandar Bola Palembang – Rooney menyangkal kalau dirinya telah selesai. Rooney mengungkapkan kalau dia masih berguna kepada tim.

Datangnya nama Zlatan ibrahimovic untuk bergabung bersama dengan Old Trafford secara tidak langsung membuat karir dari pada Rooney menjadi lebih suram. Dan hal ini belum lagi ditambah dengan permasalahan cedera yang kemudian membuat Rooney harus terpinggirkan dari tempat tim utama dalam tim nya.

Tak hanya itu saja akan tetapi ban kapten yang sekarang ini dimiliki oleh Rooney pun cuma sebagai pencerah status saja lantaran dia hanya bermain 10 kali sebagai seorang starter di Liga Primer Inggris pda musim ini. Dan diketahui bahwa dari total 32 kali bertandinga Rooney hanya sukses menelurkan enam gol serta sepuluh assist saja.

Hal ini tidak lah mengherankan apa bila Rooney kemudian dianggap telah habis dan tidak ingin mengancam lagi mengenai kelanjutan karirnya sebagai pemain dari pada The Red Devils. Rooney sering kali dikatakan bakalan harus masuk ke dalam daftar lego di dalam jendela transfer musim panas yang akan datang nanti.

Namun demikian tentang hal ini kemudian secercah harapan muncul kepada pemain yang berumur 31 tahun tersebut pada saat Ibrahimovic harus berurusan dengan cedera dan dia pun harus kembali menjadi pemain yang diandalkan oleh Jose Mourinho dan hal tersebut sempat terjadi pada pertandingan kontra Burnley.

Di dalam pertandingan yang berhasil dimenangkan oleh The Red Devils dengan skor dua gol tanpa balas tersebut Rooney turut berkontribusi dengan memberikan 1 gol kepada tim nya tersebut. Dan hal ini sangat diharapkan bisa berlanjut ketika ia memainkan pertandingan derby. Apa lagi sehubungan dengan fakta bahwa ia merupakan pembuah gol paling banyak untuk tim nya ketika berbicara megnenai masalah derby di mana dia telah sukses menelurkan tiga belas angka sejauh ini.

“Secara kualita saya masih bisa memberikan kontribusi kepada tim ini dan kami memiliki pengalaman dan juga berbagai macam cara untuk bisa masuk ke dalam persaingan. Dan saya sudah pernah mengalami pengalaman menjadi juara di liga, atau berada pada finis di empat besar dan juga berada pada beberapa partai final. Dan seluruh pengalaman tersebut menjadikan saya seperti sekarang ini. Saya terlahir untuk menjadi seorang pemenang dan selamanya akan tetap demikian.” ujar pria yang merupakan kapten dari pada tim nasional Inggris tersebut menjelaskan kepada Bandar Bola Palembang Terlengkap.

“Dan sudah barang tentu bahwa saya masih bisa bermain sampai dengan dua hingga 3 musim lagi pada level teratas. Dan bahkan untuk dalam jangka waktu yang lebih lama lagi, semua orang yang mengungkapkan bahwa umur saya sekarang ini adalah 31 tahun bukan lah umur dari pada orang yang sudah tua dan saya punya segudang pengalaman dan hal tersebut bisa menjadi sebuah bahan perbandingan.” tegasnya memaparkan lebih lanjut.

“Dan siapa tahu dengan tidak begitu banyak turun ke lapangan di musim ini, hal tersebut akan memberikan keuntungan bagiku. Dan sekarang ini yang bisa kulakukan adalah untuk menutup telinga terhadap apa yang dikatakan orang-orang terhadap diri say dan terus bekerja dan membutikan kalau orang-orang tersebut adalah sesuatu yang memberikan kesalahan. Saya sendiri bekerja dengan luar biasa keras ketika berada dlaam sesi latihan dan sudah barang tentu bahwa asya harus menunggu kesempatan yang saya mliki seperti yang terjadi dalam pertandingan melawan Burnley.

“Pada dasarnya saya mengetahui bahwa saya cukup baik untuk bermain pada level teratas. Dan orang-orang memiliki pendapat mereka tentang saya secara pribadi dan tentang hal ini saya ingin menuturkan respek saya terhadap hal tersebut.” tutupnya mengakhiri perkataannya sesuai dengan yang berhasil dilansirkan oleh Bandar Bola Palembang Terbaik.

Di sisi yang lain Anthony Taylor ditunjuk untuk menjadi hakim lapangan dalam pertandingan final pada kompetisi Piala Fa. Dan diketahui bahwa di awal tahun ini Taylor pernah memiliki permasalahan dengan salah satu manajer dari pada sang finalis yakni Arsene Wenger.

Dan insiden yang tidak mengenakkan tersebut terjadi pada tanggal 22 Januari 2017 yang silam dan pada saat Arsenal menundukkan Bournley dengan skor 2-1 di Stadium Emirates. Ketika itu John Moss yang merupakan wasit memiliki tugas memberikan hadiah penalti kepada Burnley dan hal tersebut membuat keadaan menjadi seri.

Keputusan tersebut membuat Wenger merasa tidak senang dengan apa yang terjadi. Dan hal ini membuatnya memberikan protes kepada Taylor. Dan ketika itu Taylor menjabat sebagai ofisial keempat.

Wenger kemudian dikeluarkan dari lapangan oleh Moss karena dia tertangkap kamera sedang mendorong Taylor sebagai ungkapan rasa tidak senangnya. DAn hal ini mengakibatkan pria yang berasal dari Perancis tersebut mendapatkan hukuman tidak boleh bersama dengan tim nya dalam empat laga dan juga ada da denda yang harus dibayarkan oleh nya yaitu senilai 25 ribu poundsterling

Dan setelah empat bulang berselang setelah itu Taylor kemudian diberikan tugas untuk memimpin pertandingan final yang terjadi pada gelaran Piala Fa yang bakalan terjadi pada tanggal 28 Mei yang akan datang nanti. Diketahui bahwa Chelsea bakalan bertemu dengan The Gunners.

Sudah barang tentu bahwa ini merupakan tugas yang berat sehubungan dengan rivalitas kedua klub ini begitu panas. Dan hal ini ditambah panas lagi sehubungan dengan taylor memiliki insiden langsung kepada sang manajer pada musim ini. Duel sekota ini akan menjadi kian hot.

Untuk Taylor secara pribadi, itu merupaakn tugas pertamanya untuk menjadi wasit pada Piala Fa dan di sana dia bakalan ditemani oleh 2 orang asisten yakni Marc Perry serta Gary Beswick. Dan ofisial keempat yang menjalani tugas adalah Bobby Madley.

“Secara garis besar saya sendiri mengimpikan hal ini selama 20 tahun di mana ia menjadi hakim lapangan pada gelaran di final Piala FA.” keterangan Taylor pada saat memberikan pengujaran kepada kami.

“Dan ini merupakan puncak dari pada karir saya di level domestik.” ujar pria yang merupakan hakim lapangan dari pada Liga Primer Inggris selama tujuh tahun tersebut.

Berita selanjutnya yang ingin dibawakan oleh Bandar Bola Palembang Terkini di sini adalah mengenai Josep Guardiola yang merasa masih optimis dengan kans dari pada City untuk mendapatkan kelolosan ke partai Liga Champions di musim yang akan datang. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah yang akan terjadi kepada mereka bila mana ketika musim berakhir target tersebut tidak berhasil mereka usung?

Man City sendiri pada dasarnya merupakan salah satu tim yang terlibat untuk mendapatkan 1 tempat untuk berada di empat besar kalsemen Liga Primer Inggris ketika musim ini selesai. Sementara waktu ini  Sergio Aguero beserta dengan kawan-kawannya berada pada peringkat empat di mana dari 32 pekan yang telah mereka jalani ada 64 poin yang mereka genggam.

Akan tetapi tentang hal ini possii dari pada City bukan berarti telah aman. Sehubungan dengan dua tempat yang masih tersisa dan dengan asusi bahwa dua posisi paling atas telah paten menjadi milik Spurs atau Chelsea, maka City pun mendapatkan persaingan dari liverpool, Arsenal serta Manchester United untuk memperebtkan tempatm ereka tersebut.

Dengan enam laga yang masih masih ada untuk mereka mainkan, Pep menuturkan kepada kami bahwa dia masih begitu optimis bahwa tim nya masih bisa berada pada zona Liga Champions ketika musim ini berakhir. Akan tetapi andai kata mereka cuma finis pada tempat Liga Eropa, dia juga merasa tidak masalah dengan hal tersebut.

“Saya merasa bahwa kami memiliki kapablitas untuk lolos bermain di Liga Champions. Akan tetapi apa bila hal tersebut tidak berhasil kami lakukan maak pilihan yang tersisa untuk kami adalah untuk beradaptasi dan bermain di Liga Eropa.” ujar pria yang merupakan eks pelatih Barcelona tersebut ketika sedang memberikan keterangan kepada kami.

“Saya sendiri adalah orang yang begitu optimis dan selalu membanggakan pemain yang saya miliki. Apa yang sedang kami lakukan sekarang ini benar-benar luar biasa. Kami adalah bagian dari pada proyek besar dan sudah barang tentu bahwa di msuim ini kami akan mengusahakan segalanya yang berada dalam batas kemampuan kami untuk mendapatkan yang terbaik.” ujarnya menjelaskan kepada kami sekaligus juga mengakhiri.

Kami juga teratarik membahas tentang sejarah Inter Milan dulu. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa seorang Jose Mourinho merupakan alasan terbesar kenapa Inter Milani sukses menyabet gelar Liga Champions di tahun 20910 yang lalu. Namun demikian hal tersebut mungkin tidak bakalan tercapai andai kata ketika itu tidak ada Samuel Eto’o.

Inter sukses membuat puas gelar mereka di Liga Champions menjadi selesai setelah hal tersebut terjadi selama empat dekade terakhir setelah sukses menjadi juara pada tahun 2010 dengan menyingkirkan klub raksasa Jerman Bayern Munchen dengan skor 2-0.

Dan itu merupakan musim terbaik dari pada Nerazzzurri setelah pada era La grande Inter pada tahun 60-an mereka sukses mendapatkan treble Winners lantaran mereka juga sukses mendapatkan gelar Coppa Italia serta Serie A.

Mourinho yang merupakan pelatih yang bertanggung jawab ketika itu pun langsung menjadi bahan elu-elu oleh supporter Inter Milan yang juga bersedih terhadp keputusannya untuk bergabung bersama dengan madrid di jendela transfer musim panas. Inter Milan mengungkapkan kalau itu merupakan yang terbaik di Eropa ketika mereka berada di bawah arahan Mourinho

Akan tetapi di balik cerita tersebut ada juga peran penting dari pada seorang Eto’o dalam gelaran final ketika itu. Memang benar bahwa tidak ada gol yang sukses dibuat oleh Eto’o namun demikian wejanagan yang dilakukan ketika berada di ruang ganti sebelum terjadi kick off membuat semangat dari pada rekan-rekannya menjadi luar biasa terbakar.

Tidak heran kalau Eto’o diharapkan untuk melakukan hal tersebut karena dia memiliki pengalaman untuk tampil pada final Liga Champions sebanyak 2 kali dan itu adalah bersama dengan barcelona pada tahun 2006 dan juga 2009 yang silam.

“Mourinho memang memiliki spesialisasi untuk melakukan sesuatu yang tidak terlalu banyak orang bisa melakukan hal tersebut. Dia memberikan wejangan sebelum laga berlangsung dan mengungkapkan kepada ku bahwa ‘Ini adalah waktumu untuk membneritahukan bagaimana cara kami bisa menjadi juara, dan kita akan memenangkan ini’.” papar Eto’o mengakui.

“Dalam pergelaran di final anda bisa mendapatkan kemenangan apa bila pikiran anda terbuka untuk kemenangan bukan untuk kekalahan. Dan setiap hari kami berpikir untuk bisa berada pada titik ini. Dan sehubungan dengan kami telah merealisasikan hal tersebut maka ini adalah waktunya untuk mengerahkan seluruhnya yang kami miliki. Ketika itu kami tahu dengan benar bahwa Munchen bukan lah lawan yang mudah untuk ditaklukkan namun demikian pada akhirnya kami berhasil melakukan hal tersebut dan itu merupakan kemenangan yang terasa luar biasa.” ujar pria yang berasal dari kamerun tersebut mengakhiri.

“Dan saya selalu mengungkapkan bahwa saya telah memainkan cukup banyak final. Namun demikian final itu merupakan yang paling istimewa. DAn kami harus melakukan sesuatu yang dilakukan oleh cukup banyak orang untuk para tifosi Inter Milan dan kami pantas untuk mendapatkan hal ini.” tegasnya menuturkan lebih lanjut.

“Dan saya mengungkapkan bahwa pilihan yang kami miliki adalah untuk memenangkan gelar Liga Champions atau lebih baik kita mati sekarang. Sudah barang tentu bahwa perjuangan tersebut tidak bakalan terasa mudah bagi kami akan tetapi akan sangat tanggung apa bila kami mundur sekarang karena kami telah mengeluarkan habis-habisan untuk bisa berada di final. Dan apa bila kami merasa bahwa tidak sanggup membawa pulang kemenangan maka hal tersebut akan menjadi sebuah hal yang begitu tanggung. Maka dari itu saya pun menuturkan kepada seluruh rekan saya bahwa lebih baik kita mati mendapatkan trofi ini dibandingkan kami harus mundur ketika sudah berada dalam titk seperti ini. Dan ketika itu kami semua yang berada di dalam ruang ganti merasa setuju dengan hal tersebut dan berjanji satu dengan yang lain akan melakukan segala hal di dalam batas kemampuan kami. Dan anda tahu apa? Semuanya berjalan dengan lancar dan kami ingin berterima kasih banyak kepada Mourinho karena hal tersebut.” tuntas Eto’o sebagaimana dipaparkan dalam tulisan yang sukses dibuat oleh Bandar Bola Medan. (RB)

Related Post

Bandar Bola Medan – Rashford Harapkan Ibra B... Bandar Bola Medan - Rashford mengharapkan supaya Zlatan Ibrahimovic tetap bersama tim di musim depan, karena dia masih ingin belajar. Ibra sendiri ...
Info Bandar Bola – Transfer Lacazette Rumit Info Bandar Bola - Alexandre Lacazette 90 persen dipastikan pindah ke Atletico, tapi dia terjebak larangan transfer klub. Lacazette telah dipastika...
Berita Bandar Bola – Kemenangan Madrid Teras... Berita Bandar Bola - Real Madrid harus memainkan pertandingan super sengit bernama Atletico sebelum membuat karcis ke final Champions. Madrid menja...
Situs Bandar Bola – Torres dan Masa Depannya Situs Bandar Bola - Penyerang veteran Spanyol Fernando Torres mengungkapkan keinginannya untuk tetap bertahan dengan klubnya. Pada dasarnya kontrak...

10 Comments

  1. Raden Mas Sigit - May 1, 2017

    Bener2 juga tuh, sejak masuknya Ibra Rooney sudah dijadikan pemain pelapis aja

  2. Cichay - May 1, 2017

    Yang pasti Rooney itu keren abizzzz layak sebagai pemain kelas dunia

  3. Gading - May 1, 2017

    Denger2 Rooney bakal dilego tuh dimusim panas mendatang, bener ngak tuh?

Komentar