Bandar Bola Pontianak - Kegagalan Tony Adams | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Bandar Bola Pontianak – Kegagalan Tony Adams

Bandar Bola Pontianak – Granada merupakan tim ke-2 yang terkena degradasi dari La Liga. Mereka dipastikan akan mengalami hal itu.

Kekalahan yang didapatkan oleh mereka dari Real Sociedad ketika bermain di Anoeta tanggal 29 Apri 2017 yang silam, membuat klub tersebut telah seratus persen terkena degradasi untuk bermain di Divisi Seguna di musim yang akan datang nanti. Mereka telah dipastikan tidak bakalan keluar dari area degradasi walau pun sebenarnya masih ada 3 laga lagi yang masih bersisa.

Granada sekarang ini sedang terbenam pada peringkat kesembilan belas pada klasemen di Primera La Liga. diketahui oleh kami bahwa mereka hanya sukses memiliki 20 poin dari hasil 35 kali bertanding dan mereka punya jarak sepuluh poin dari zona hijau.

Dan hal ini membuat Granada resmi menjadi tim kedua yang terdegradasi dari La Liga, sebelumnya sudah ada Osasuna duluan yang memiliki nasib tersebut.

Tidak lama ini Granada baru saja memberikan peluang kepada Adams sebagai manajer baru untuk menggantikan tempat yang ditinggalkan oleh Lucas Alcaraz. Akan tetapi di bawah kepelatihan mantan pemain Arsenal tersebut Granada mendapatkan empat kekalahan secara berturut dan mereka terbobol sampai dengan sembilan angka dan hanya berhasil menelurkan 1 gol saja.

“Saya bahkan bisa menuturkan kalau ini merupakan hari yang luar biasa menyedihkan untuk seluruh orang di sini sehubungan dengan asib yang didapatkan oleh Granada sekarang ini. Sudah barang tentu bahwa pihak pemilik klub merasa luar biasa kecewa. Pada musim ini telah banyak sekali kesalahan yang telah kami lakukan. Dan pokoknya hari ini luar biasa sedih untuk kami dan seluruh orang yang memiliki hubungan dengan klub ini.” keterangan Adams sebagaimana hal ini diungkapkan dalam tulisan resmi yang dibuat oleh Bandar Bola Pontianak Terbaik.

Walau pun seperti itu akan tetapi Adams meyakini kalau Granada sendiri masih memiliki masa depan yang luar biasa dan akan bisa segera kembali untuk bermain di La liga.

“Pada dasarnya mas depan yang kami lakukan sangat cerah. Kami telah melakukan kesalahan besar  di musim ini dan apa yang terjadi kepada kami adalah sebuah jenis bayarannya.” keterangan Adams melaporkan.

“Untuk contoh, apa bial tim terus bermain seperti apa yang terjadi kepada kami di awal musim maka kemungkinan besar kami tidak bakalan berada dalam kondisi seperti ini. Dan saya merasa bahwa mereka telah bermain dengan luar biasa pada hari ini. Namun demikian hari yang terjadi kepada kami sekarang ini bukan lah salah satu yang istimewa. Sekarang ini tidak ada gunanya menyesali apa yang telah terjadi kepada kami. Anda terdegradasi dan sekarang ini apa yang harus dilakukan adalah dengan berjuang supaya kembali mendapatkan promosi untuk bermain di level La Liga lagi.

Sementara itu di sisi yang lain Josep Guardiola mengungkapkan kalau ia menyayangkan apa yang sekarang ini terjadi kepada Gabriel Jesus. Sehubungan dengan cedera yang ia alami pada waktu silam Guardiola mengungkapkan bahwa ia merasa penasaran bahwa apa yang mungkin bisa dicapai oleh klub andai sang pemain tersebut masih berada dalam kondisi fit. Mungkin kondisi mereka akan lebih baik dari sekarang ini.

Gabriel Jesus berhasil menunjukkan sinarnya secara langsung tanpa basa-basi semenjak dia dibeli dari kubu Palmeiras di awal tahun. Pemain belia yang berdarah Brasil tersebut berhasil menelurkan sebanyak tiga gol dari liam laga pertamanya bersama dengan kubu yang mempekerjakananya tersebut.

Namun demikian sangat lah disayangkan bahwa Jesus harus berhadpan dengan musibah. Diketahui bahwa dia mendapatkan keretakan pada bagian tulang metatarsal di dalam pertandingan kontra Bournemouth lalu. Itu adalah di bulan Februari yang silam. Gara-gara cedera tersebut dia pun sempat diramalkan akan absen sampai dengan musim ini berakhir.

Namun demikian tidak seperti yang diprediksikan sebelumnya, Jesus kemudian bisa kembali bermain ke atas lapangan dengan lebih cepat. Dia kemudian melakukan come back dalam pertandingan derby kontra Manchester United pada pekan yang silam.

Dan dengan cepat Jesus langsung menunjukkan bahwa dirinya telah kembali kepada performa fit sekarang ini dan kelincahan yang dia miliki membuat para pemain bek Manchester United merasa kerepotan untuk menahannya. Dia bahkan sukses menelurkan angka ke gawang milik David De Gea walaupun pada prosesnya gol tersebut kemudian tidak dianggap lantaran dianggap offside oleh wasit yang bertugas.

“Kita telah melihat bagaimana ia berdampak untuk tim setelah 3 bulan dirinya absen. Di dalam waktu lima menit dia telah sukses menelurkan 2 kali peluang dan ada 1 gol yang terkena 1 cm offside. Hal tersebut sangat lah disayangkan tentu nya namun demikian dari sini kita bisa melihat bahwa dia adalah orang yang luar biasa ambisius dalam melakukan pekerjaannya.” keterangan Guardiola mengenai kinerja Gabriel Jesus dalam pertandingan derby.

“Oleh sebab itu di sini saya ingin mengungkapkan kalau ia merupakan pemain yang sangat mengandalkan insting. DAn pada musim depan dia kan terus bersama dengan kami. Dia langsung memberikan dampak dengan baik. Dan hal tersebut tentu saja lah sangat oke. Namun demikian dia cuma bisa bermain selama 3 pekan saja.” keterangan Guardiola sebagimana hal ini diterangkan langsung oleh Bandar Bola Pontianak Terpercaya.

Dan selama Gabriel Jesus terkena absen City kemudian menurunkan Sergio Aguero sebagai andalan mereka pada barisan serang. Masa depan dari padap ria yang berdarah Argentina ini sebelumnya terkena spekulasikarena Guardiola terus menjadikan Jesus sebagai striker tunggal. Akan tetapi Pep sendiri mengungkapkan kalau ia yakin bahwa 2 pemainnya itu bahkan bisa tampil dalam waktu yang bersamaan dan masih bisa efektif.

“Saya sendiri tidak mengetahui apa yang bakalan terjadi di dalam banyak laga dengan dirinya dan juga Sergio terutama ketika berbicara di dalam laga-laga ketika mereka ingin bertahan dengan dalam.” penjelasan Guardiola.

“Dan tentu saja saya sama sekali tidak pernah tahu mengenai hal ini. Tentu saja saya mengetahui tentang apa yang bakalan terjadi dalam banyak laga pada saat kami melewatkan kans-kans tersebut lantaran dia memiliki insting di dalam kotak penalti.” sambungnya menerangkan kepada kami.

“Dia adalah orang yang begitu dinamis serta agresif. Para pemain di lini tengah hanya dengan melihatnya sudah bisa mengetahui tentang bagaimana dia melakukan penekanan dan bagaimana cara nya untuk masuk ke dalam area terlarang. Dampaknya terhadap para rekan satu tim luar biasab esar dan hal tersebut sangat lah menakjubkan menurut saya.” papar Guardiola menerangkan.

“Seperti yang diketahui Gabriel sendiri merupakan nomor kesembilan di Brasil dan kita semua tahu benar tentang betapa ia memiliki kualitas bagus dan spesialnya di musim yang akan datang. Pada saat tim sedang berusaha untuk menjadi lebih baik dia bakalan lebih banyak memberikan bantuan kepada tim ini.” jelasnya mengatakan lebih lanjut kepada Bandar Bola Pontianak Terbesar.

Di sisi yang lain Leicester telah memiliki 40 poin dan sering kali mereka diangap mereka telah berada dalam titik aman dari jeratan degradasi di Liga Primer setelah mengalahkan West Bromwich Albion yang sampai dengan sekarang ini masih berada dalam kemandulannya.

1 gol yang berhasil dibuahkan oleh Jamie Vardy di mana itu terjadi pada saat pertandingan berjalan selama 43 menit di The Hawthorns tanggal 29 April 2017 telah membuat Leicester pulang dengan membawa 3 poin akibat kemenangan dengan skor 0-1 yangb erhasil mereka buahkan.

Tercatat oleh salah satu media bahwa Leicester telah memenangkan 3 pertandingan tandang tearkhir mereka di kandang milik West Brom. Sementara itu Vardy sekarng ini telah menelurkan angka dari seluruh 3 penampilan yang ia mainkan di partai Liga Primer Inggris.

Sementar aitu West Brom sampai dengan sekarang ini masih terlihat tertaih setelah mereka menembus raihan empat puluh poin pada sekarang ini. Di tanggal 25 Februari 2017 yang silam, dalam delapan laga yang mereka mainkan semenjak itu mereka hanya berhasil mendapatka empat poin saja.

Dan poin-poin ini mereka dapatkan akibat sebuah kemenangan dari Arsenal dan hasil imbang ketika bertemu dengan Manchester United. Dan selebihnya adalah enam butir kekalahan dan juga ada empat kekalahan secara berturut.

Sehubungan dengan 44 poin yang mereka miliki WBA sebenarnya sekarang ini cuma tinggal memiliki jarak selebar enam poin saja dari rekory ang sekarang ini mereka miliki. Namun demikian usaha itu secara khusus merupakan kendala bagi mereka dengan gagal menelurkan angka.

Disebutkan oleh SItus Bandar Bola Pontianak kalau sekarang ini West Bromwich telah 465 menit tidak berhasil menelurkan angka ke gawang lawan atau dengan kata lain lima laga secara beruntun dan ini baru pertama kali terjadi semenjak sejarah klub tersebut. Tentu saja ini bukan lah kabar yang baik untuk mereka.

Sementara itu Bayern Munchen baru saja berhasil mengunci gelar Bundesliga mereka yang keduapuluh tujuh dalam sejarah mereka. Di balik kesuksesan mereka ini ada peran dari pada para pemain veteran yang merupakan tulang punggung dari pada terjadinya kesukseasn tersebut.

Kemenangan besar yang berhasil mereka buahkan ketika melawan Wolfsburg tanggal 29 April 2017 yang lalu membuat Bayern berhasil terpastikan aman berada di puncak klaseme sampai dengan musim ini berakhir. Diketahui bahwa RB Leipzig yang merupakan rival terdekat mereka sekarang ini tidak lagi memiliki kans untuk menyalip dengan tiga pertandingan yang bersisa.

Sekarang ini carlo Ancelotti yang melatih Die Roten berhasil memaksimalkan peran dari pada skuat nya yang sebenarnya lebih banyak diisi oleh para pemain yang sudah berumur. Website resmi di Bundesliga mencatatkan bahwa ada empat pemain yang lahir di tahun 90 an tampil lebih dari 20 laga yang dimainkan oleh Bundesliga di musim ini.

Dan keempat pemain yang kami maksudkan di sini adalah Douglas Costa, Joshua Kimmich, David Alaba dan Thiago Alcantara. Di antara keempat pemain ini cuma ada Kimmich saja yang bisa dikatakan merupakan anak muda di sini.

Ancelotti sendiri lebih memberikan kesempatan kepada para pemain mereka yang sudah berumur seperti Xabi Alonso, Philip Lahm, Franck Ribery serta Arjen Robben. Keempat nama tersebut masih bermain dengan reguler walau pun sebenarnya bisa dikatakan bahwa mereka telah tidak lagi muda secara umur dan bahkan telah mendekati masa pensiuinnya.

Lahm sendiri merupakan pilihan utama dari pada tim nya di bagian bek kanan walau pun sesekali dirinya berada pada lini tengah. Sang kapten tersebut tampil dalam 24 laga dengan memberikan sumbangan berupa 1 gol serta 3 assist sejauh ini.

Di sisi yang lain Alonso sendiri masih begitu ciamik dalam menjalani tugas sebagai pengatur ritme permainan di lini tengah. Kualitas operan yang ia lakukan sampai dengan sekarang ini terlihat tidak menurun dari 24 laga di Bundesliga yang mereka mainkan pada musim ini. Dia juga telah memberikan sumbangan berupa 3 gol untuk kubu Die Roten sejauh ini.

“Saya harus mengungkapkan kalau Alonso memang lambat dan itu adalah hal yang benar. Ketika saya masih menjadi pemain saya juga terlihat melambat. Akan tetapi bola harus bisa mengalir dengan secepat mungkin dan untuk urusan tersebut dia merupakan pemain yang terbaik. Secara garis besar saya harus mengungkapkan bahwa saya mempercayai dirinya sebagai pemain dan juga seorang pribadi.” papar pria yang merupakan eks pelatih Real Madrid ini menuturkan lebih lanjut.

Di samping itu RObben dan Ribery sering kali disebut sebagai Robbery sekarang ini kembali mendapatkan waktu bermain secara reguler setelah pada musim kemarin sering kali harus berurusan dengan cedera. Kedua orang ini dijadikan kepercayaan Ancelotti untuk berada pada sayap lapangan dan mereka bersaing dengan Kingsley Coman serta Costa yang noatbene lebih muda dari pada mereka. Robben telah sukses menelurkan 11 gol sementara itu Ribery telah 19 laga.

“Saya bukan lah tipikal orang yang melihat usia ketika sedang meracik taktik. Ketika seorang pemain sedang berada dalam level terbaiknya maka mereka memiliki peluang untuk bermain dan hal tersebut sama sekali tidak akan bisa dibantahkan dalam rencana bermain saya.” tuturnya.

Dimulai pada musim yang akan datang nanti kemungkinan besar Ancelotti tidak bisa lagi terus mengandalkan nama Lahm dan Alonso. Alasannya? Karena kedua orang tersebut telah memutuskan untuk gantung sepatu pada musim ini sebagaimana hal ini pernah diberitakan Bandar Bola Riau. (RB)

Related Post

Bandar Bola Handicap – Dengan Neymar, PSG Ya... Bandar Bola Handicap - Datangnya nama Neymar telah membuat kepercayaan diri PSG meningkat pesat. Liga Champions pun jadi sasarannya. Hal tersebut d...
Bandar Bola Medan – Dybala Buat Lawan Jiper Bandar Bola Medan - Dybala kembali diberikan pujian. Kinerja gemilangnya disebut membuat lawan jadi minder. Paulo Dybala sukses menelurkan hat tric...
Bandar Bola Denpasar – Dukungan Pogba Kepada... Bandar Bola Denpasar - Juventus punya peluang raih treble. Melihat hal tersebut Paul Pogba pun nyatakan dukungannya. Pemain yang berasal dari Peran...
Bandar Bola Malang – Mou Harapkan Wenger Ber... Bandar Bola Malang - Masa depan dari pada Wenger belum ada kejelasan. Tapi Mourinho harapkan dia bertahan. Menjelang kontraknya akan selesai pada a...

7 Comments

  1. Tikno - May 5, 2017

    Tony mana bisa melatih tim? dulu jadi pemain aja ngak briliant kok

  2. Big Baby - May 5, 2017

    Tony adams kan dulu cuma pemain jago bertahan aja, mana bisa rancang taktik menyerang?

  3. Hanggara Bin Rosyid Putraman - May 5, 2017

    Tony baru masuk Granada 10 April yang lalu, mana bisa merubah sebuah tim dalam waktu kurang dalam 1 bulan? 😀

Komentar