Bandar Bola Sumatera - Siapa Manajer Terbaik 2017? | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Bandar Bola Sumatera – Siapa Manajer Terbaik 2017?

Bandar Bola Sumatera – Ada 12 wajah bertanding untuk menjadi pelatih terbaik di tahun 2017 ini. Tapi ada 3 yang favorit.

Ketiga nama tersebut adalah Zinedine Zidane, Antonio Conte dan Massimiliano Allegri. Dengan singakat bisa diungkapkan kalau 3 nama tersebut bersama dengan klub yang mereka latih masing-masing sukses membuat kesuksesan pada musim kemarin. Allegri algi-lagi berhasil membuat Juventus berada pada tangga puncak di klasemen Serie A dan juga menyabet gelar Coppa Italia. Sementara itu Conte yang baru berada pada musim debutnya melatih di Liga Primer telah sukses langsung memberikan Chelsea trofi gelar juara. Sementarai tu Zidane sukses membuat madrid berhasil menyabet 2 penghargaan bergengsi yakni Liga Champions serta Primera La Liga.

Nah ketiga nama ini lah yang kemudian menyisihkan beberapa nam ternama lain yang sebelumnya merupakan kandidat seperti Carlo Ancelotti, Jose Mourinho, Luis Enrique dan Josep Guardiola dan lain lain.

mourinho tidak berhasil menjadi finalis walau pun pada musim kemarin sukses menelurkan 3 gelar kepada Manchester United. Dan juga Loew yang sukses mendapatkan gelar pada Piala Konfederasi di tim nasional Jerman tidak masuk hitungan.Ada pun Leonardo Jardim yang membuat AS Monaco jadi juara Liga Perancis dan masuk ke dalam babak semi final Liga Champions juga tidak diperhtuingkan.

Di tahun keamrin awards sebagai manajer terbaik di dunia adalah milik Claudio Ranieri berkat kepiawaiannya dalam mengantarkan Leicester City menjadi juara Premier League yang mana itu merupakan raihan di dalam sejarah klub tersebut. Tidak mengherankan bahwa dia lah ayng sukses memenangkan penghargaan tersebut sehubungan dengan dirinya adalah orang pertama yang sukses membuat klub tersebut menjadi juara sepanjang sejarah tim.

Di sisi yang lain Bandar Bola Sumatera Terbaik di dalam kesempatan kali ini ingin menuliskan mengenai Gonzalo Higuain yang cuma sukses menjadi pemain cadangan saja ketika The Old Lady melibas Torino dengan angka akhir 0-4 ketika bermain pada Derby Turin. Manajer Massimiliano Allegri mengungkapkan penjelasannya tentang hal ini ketika ditanyakan.

Allegri sendiri lebih memilih untuk menurunkan nama Mario Mandzukic yang biasanya berada pada bagian kiri lapangan. Dia diturunkan sebagai striker tengah dalam pertandingan yang berlangsung di Stadium Allianz tanggal 24 September dini hari lalu. Posisi di bagian sayap kiri yang ditinggalkan oleh sang pemain tersebut pun kemudian diis ioleh Douglas Costa setelah itu.

Di samping itu Higuain baru diturunkan dari bangku cadangan. Dia diturunkan pada saat pertandingan sudah berada pada meint kedelapan puluh dan ia adalah orang yang menggantikan nama Mandzukic tersebut.

Keputusan dari pada manajer untuk membuat Higuain menjadi pemain cadangan ini pun pada akhir nya memuncul kan cukup banyak anggapan. Ada juga yang mengungkapkan kalau dirinya mungkin tidak mendapatkan kepercayan bermain semenjak menit pertama karena dia sedang mandul gol. Padahal dirinya pada saat direkrut merupakan pengolah kulit bundar yang dipuja oleh begitu banyak Juventini. Akan tetapi rekor memang tidak bisa berbohong. Sejauh ini Higuain baru berhasil menelurkan 2 angka saja dalam delapan pertandingan pada musim ini. Sudah barang tentu bahwa itu bukan lah hal yang bagus untuk dirinya sebagai seorang penyerang.

Biar seperti apa pun akan tetapi Allegri menuturkan kalau keputusan nya untuk memberikan Higuain tempat di bangku cadangan adalah agar si pemain bisa memiliki waktu untuk beristirahat.

“Higuain berada pada bench. Semua itu ada sebabnya dan alasannya bukan lah yang seperti dipikirkan oleh kebanykan orang. Kalian semua tentu saja mengerti bahwa kami memiliki banyak sekali laga untuk kami jalankan pada musim ini. Dan saya sendiri lebih memilih untuk mengistirahatkan dirinya. Secara garis besar di sini saya ingin memaparkan dengan jelas bahwa ia memegang pernaan penting dalam sepak bola yang dimainkan oleh Si Nyonya Tua. Akan ada banyak sekali momen pada saat seluruhnya berjalan dengan lebih oke dalam momen yang spesifik. Di samping itu bakalan ada waktu di mana setiap pemain bakalan memiliki waktu istirahat karena hal tersebut lebih baik. Apa bila kami tidak mampu menjga konsistensi yang kami lakukan maka hal tersebut sering kali malah akan menjadi sesuatu yang tidak mengenakkan.” pemaparan Allegri seperti tertulis langsung oleh Allegri dalam tulisan yang dilakukan oleh Bandar Bola Sumatera Online.

“Dan singkat kata di dalam pertandingan pada malam ini saya lebih memilh untuk tidak menurunkannya. Dia di musim ini telah menelurkan 2 angka. Kemungkinan dia bisa menelurkan lebih banyak lagi. yang sekarang ini ia perlukan adalah untuk menemukan kembali jati dirinya atau hal tersebut membuat dirinya sama sekali tidak pernah merasa kehilangan. Dia adalah orang yang pandai dalam melakukan hal tersebut (mencetakkan gol) dan dia tidak akan pernah kehilangan rasa untuk melakukan hal itu.” cetus Allegri.

“Dan dalam kesempatan kli saya juga ingin menuturkan rasa terima kasih ku kepada Mandzukic terhadap apa yang ia lakukan. Saya sendiri secara prbadi merasa kalau dia merasa sangat senang karena bisa bermain pada bagian lini tengah tim. Sejauh yang kita semua ketahui dia adalah orang yang sangat baik dalam bermain di tempat itu. Fisik yang ia miliki sangat lah luar biasa. Dan secara teknik saya merasa kalau dia adalah pemain yang luar biasa. Oleh karena itu dia adalah pemain ayng bisa bermain di temapt mana pun. Keahlian seperti itu sangat lah sedikit di dalam sepak bola.” jelasnya menuturkan.

Singkat kata baik Higuain atau pun Mandzukic tidak bisa menelurkan angka ke gawang tim lawan. Juventus berhasil memenangkan pertandingan ini adalah karena kehadiran Dybala yang membuat 2 angka serta tambahan 1 gol masing-masing dari Alex Sandro dan Miralem Pjanic.

Juventus di step yang lebih lanjut bakalan bermain dalam ajang Liga Champions dan ini akan terjadi pertengahan pekan yang akan datang nanti di mana mereka akan bertemu dengan Olympiakos di markas mereka sendiri.

Di sisi yang lain Juventus di dalam bahasan Website Bandar Bola Sumatera juga menuturkan betapa mereka ingin mempertahankan pemain penting mereka yang sejauh ini telah berkontribusi banyak untuk mereka yakni Dybala. Akan tetapi apa bila Dybala nanti sudah tidak lagi merasa betah maka melepaskannya akan menjadi sebuah opsi yang akan diajalnkan oleh sang klub.

Masa depan dari pada sang pemain sendiri sempat merupakan salah satu spekulasi yang luar biasa panas di jendela transfer lalu sehubungan dengan Azulgrana telah menyatakan niat untuk bekerja sama dengan dirinya . Ketika itu Azulgrana memang terlihat luar biasa sibuk dalam mencari pengganti Neymar yang mereka jualkan kepada kubu kaya yang berbasis di Perancis yakni Paris Saint Germain.

Di samping nama Blaugrana ada pun klub lain ayng berminat untuk memboyongnya dan mereka adalah Chelsea, Arsenal dan Real Madrid. MEngenai hal ini Juventus pun kemudian melakukan pergerakan cepat dengan memberikan kontrak baru kepadanya sampai dengan taun 2022 yang akan datang dan ada tambahan jersey nomor sepuluh yang boleh dia kenakan.

Hal tersebut lah yang kemudian mungkin merupakan alasan kenapa Dybala merasa begitu terpacu untuk terus memperkuat Juventus. Dan apa yang dibuat oleh Dybala sekarang ini memang bisa dibilang cukup luar biasa. Sejauh ini sudah ada delapan gol dari total lima laga yang telah berlalu di ajang Serie A dan ini termasuk 2 kali melakukan hat trick ketika bermain di liga.

Sehubungan dengan kinerja nya yang menunjukkan kematangan di musim ini maka sudah barang tentu kalau Los Blancos dan Los Cules bakalan kembali melakukan pengejaran terhadap pemain yang berumur 24 tahun tersebut. Juventus mungkin akan merasa begitu bingung apa bila si pemain akan pergi.

Akan tetapi mengenai kemungkinan tersebut sepertinya pihak Juventus merasa sudah harus ikhlas untuk melepaskan si pemain bila nantinya sang pemain sudah tidak lagi merasa betah untuk bermain di dalam tim tersebut. Walau pun begitu kita mengetahui bahwa harga jual dari pada si pemain akan berada pada nomor yang tinggi sehubungan dengan di dalam kontrak yang ditekennya tidak ada klausul rilis.

“Nantinya sang pemain yang akan menentukan bagaimana takdirnya. Apa bial memang betul dia ingin keluar maka akan sangat susah untuk menahan hasratnya.” jelas Beppe Marotta yang merupakan penjabat Manajer umum Juventus.

“Klausul pelepasan adalah hal yang sangat penting di dalam sebuah kontrak. Akan tetapi di Italia yang punya hal seperti itu cuma Pjanic dan Higuain saja yang miliki. Saya sendiri merasa tidak sepakat apa bila memberikan hal tersebut untuk pemain yang kami miliki.” penjelasan Marotta mengakhiri dalam keterangan untuk Bandar Bola Sumatera Terlengkap.

Sementara itu klub yang lain yang tidak kalah menarik untuk dibahas kali ini adalah mengenai pemain Barcelona, Ousmane Dembele yang katanya harus absen selama 3 ½ bulan lantaran ada cedera hamstring yang menimpanya. Sang pemain sendiri menuturkan kalau ai bisa segera pulih dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan yang diperkirakan.

Diketahui kalau Dembele mendapatkan cedera tersebut ketika membela tim nya berhadapan dengan Getafe di akhir pekan silam. Pria yang berdarah perancis tersebut harus ditarik keluar ketika pertandingan baru berjalan selama 29 menit saja di dalam pertandingan debutnya sebagai pemain yang diturunkan dari menit pertama.

Setelah cedera tersebut Dembele kemudian langsung dibawa ke Finlandia dalam upaya untuk melakukan pertemuan dengan dokter spesialis demi menjalankan operasi terhadap cedera otot yang yang terjadi kepada nya di bagian paha kiri sebagaimana diketahui.’

Cedera dari pada Dembele tersebut sudah barang tentu adalah hal yang cukup pusing karena faktanya pemain berumur sembilan belas tahun tersebut harus istirahat selama 3 bulan. Ada posibilitas kalau Dembele mungkin baru bisa kembali bermain pada awal tahun.

Walau pun begitu akan tetapi Dembele sendiri secepat mungkin ingin segera kembali keapda kepulihannya supaya bisa segera kembali memberikan bantuan kepada tim nya.

Eks pemain Dortmund serta Rennes tersebut menargetkan paling lama 2 bulan saja agar bisa cepat kembali ke atas lapangan.

Maka dengan begitu maka itu berarti pihak barcelona sudah bisa memainkan nama Dembel baru di bulan November nanti ketika mereka berhadapan melawan Juventus di ajang Liga Champions dan juga kontra Valencia.

BErita terakhir yang bakalan kami tuliskan di sini adalah mengenai Romelu Lukaku yang samapi dengan sekarang ini masih terus menunjukkan kepiawaiannya bersama dengan Man united. Sejauh ini produktifitas yang telah dilakukan oleh pria yang berdarah Belgia tersebut bisa dibilang merupakan hal ayng sama sekali tidak mengagetkan Jose Mourinho selaku manajer The Red DEvils.

Lukaku merupakan orang yang menentukan kemenangan untuk tim nya ketika melakoni laga kontra Soton di dalam sambungan Liga Primer Inggris. Dalam laga yang menggunakan tempat di St Mary Stadium tanggal 23 September 2017 tersebut, penyerang berumur 24 tahun tersebut menelurkan gol pada meint 20 berjalannya laga.

Sehubungan dengan rekor itu maka Lukaku telah berhasil memberikanenam gol dari total enam kali bertanding di Liga PRimer. Dengan begitu maka Lukaku pun telah menyamai rekor yang sebelumnya pernah dibuat oleh Louis Saha ketika masih menjadi pembela Setan Merah. Dilihat secara keseluruhan Situs Bandar Bola Sumatera mengetahui bahwa mantan pemain Everton dan Chelsea tersebut telah mengkontribusikan delapan angka pada seluruh turnamen yang mereka mainkan.

“Sudah barang tentu bahwa dia mengetahui bahwa dirinya punya kemampuan untuk mencetakkan lebih banyak angka untuk kami perbandingkan ketika dirinya melakukan pekerjaan keras.” ujar Mourinho.

“Dia adalah seorang pemain ayng selalu ingin menelurkan angka dan tentang hal ini saya sudah tidak lagi merasa heran. Saya sudah mengetahui hal tersebut bahkan sebelum dia datang kepada kami. BAnyak sekali faktor yang membuat saya ingin bekerja sama dengannya dan salah satu nya adalah rasa hausnya untuk mencetakkan angka. Sejauh ini dia telah bekerja dengan luar biasa baik dan sesuai dengan ekspektasi yang saya inginkan. Semoga saja ke depannya dia bisa terus mempertahankan hal ini dengan sebaik mungkin.” tuntasnya sesuai hasil lansiran yang dilakukan Bandar Bola Kalimantan. (RB)

Related Post

Bandar Bola Terkini – Mengulik Strategi MU Bandar Bola Terkini - Akhirnya bisa mengalahkan Chelsea di musim ini, Manchester United pun begitu piawai permainannya. Dalam laga Liga Inggris pad...
Bandar Bola Favorit – Lacazette Sempat Terta... Bandar Bola Favorit - Lacazette tidak memungkiri kalau ada pembicaraan dengan PSG sebelum bergabung dengan Arsenal. Memang sudah tidak lagi aneh ap...
Bandar Bola Ibcbet – The Foxes Belum Aman Bandar Bola Ibcbet - Sudah ada lima kemenangan berturut semenjak dimanajeri Shakespeare, namun itu bukan jaminan lolos degradasi. Leicester kembali...
Bandar Bola Paling Top – Spanyol yang Kembal... Bandar Bola Paling Top - Berhasil menang dari Albania dengan telak. Kini langkah mereka lempang ke Russia. Spanyol sukses mengalahkan Albania denga...

22 Comments

  1. Bubuy - September 30, 2017

    Menurut saya Zidane masih belum bisa menjadi manager terbaik, karena jam terbang dia masih sedikit

  2. Asen - September 30, 2017

    Ane rasa Zizou bisa dikatakan sebagai pelatih terbaik yang pernah dimiliki El Real

  3. Sukardi - September 30, 2017

    Allergi boleh lah jadi kandidat manager terbaik karena dia sudah bisa membawa Juve scudetto 6x bertutut2

  4. Sukardi - September 30, 2017

    Yang tidak masuk nominasi diantara ketiga manager tersebut adalah CONTE 😀

  5. Mas Joko - September 30, 2017

    Untuk tahun ini, Zizou akan menjadi salah satu calon kuat peraih penghargaan

  6. Samsudin - September 30, 2017

    Yang ideal itu ya antara Zidane sama Allergi

  7. Adit Radiansyah - September 30, 2017

    Conte jadi kandidat? Kagak salah tuh? wkwkwkwk

  8. Achmad Fauzan - September 30, 2017

    Pemilihan kandidat dilihat dari prestasi pada tahun 2016-2017 bukan dari zaman dulu. Secara fakta maka zidane lah yang paling bersinar. Coba perhatikan Alegri kalah sama Zidane di final champion

  9. Abah Raya - September 30, 2017

    Harus diakui dari sisi prestis -nya trophy yang diraih zizou memiliki peluang sangat besar

  10. Zaragosa - September 30, 2017

    Sudah tentu Pak haji zidane yang bakal menang karena dia mempunyai squad yang sangat mewah

  11. Dominic - September 30, 2017

    Ngak usah pake calon segala, langsung kasih aja ke zidane karena sudah terbukti

  12. Vanessa - September 30, 2017

    Sebenarnya Massimiliano Allegri juga bagus karena bisa memberikan gelar ganda untuk Juventus, cuma sayang gagal di final Liga Champions aja 🙂

  13. Ciena - September 30, 2017

    Claudio Ranieri kok namanya sudah tenggelam ya? padahal kemarin bisa mengantarkan Leicester City menjadi juara Premier League hahahahaha

  14. Ramdhani - September 30, 2017

    Sudah pasti Zidane dong karena Real Madrid sudah menguasai nominasi Tim Terbaik FIFA 2017

  15. Dark Hades - September 30, 2017

    Zizou terbaik . Allegri dan Conte juga hebat.. ketiganya sosok yang sangat dihormati

  16. Hanggara Bin Rosyid Putraman - September 30, 2017

    Menurut saya Conte juga pantas yang terbaik karena sudah pernah sukses di 2 tim yang berbeda dan liga yang berbeda pula

  17. Mey Hong - September 30, 2017

    Mau jadi pelatih terbaik? coba bawa tim abal2 jadi juara liga seperti Ranieri di leichester. Bisa ngak? 😀

  18. Heri Kurniawan - September 30, 2017

    Sudah jelas zizou yang bakal menang… karena dia mempunyai nilai plus dari juara liga champion dari kandidat lainya…

Komentar