Hasil Bola Online - City Mulai Bangun Dinasti | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Hasil Bola Online – City Mulai Bangun Dinasti

Hasil Bola Online – Usai mendominasi Liga Primer musim kemarin, City kembali dijagokan jadi juara. Mereka diklaim sedang memulai dinasti.

City dituliskan pada musim kemarin berhasil jadi juara di Liga Primer Inggris di dalam tahun yang bergelimang dengan rekor. Tim yang berada di bawah asuhan Josep Guardiola tersebut berhasil mendapatkan 100 poin di genggaman dan itu merupakan angka yang paling banyak dalam sejaran turnamen tersebut.

Jarak selebar sembilan belas poin dengan Man United yang berada pada posisi kedua juga merupakan jarak yang paling besar dalam hal memperebutkan gelar. Di samping itu 32 kemenangan plus 106 butir gol yang berhasil mereka catatkan di dalam perjalanan musim kemarin juga sekaligus adalah rekor yang berhasil mereka lakukan sejauh ini.

Pada musim ini The Citizens kembali difavoritkan untuk jadi juara. Mereka tidak kehilangan pelatih atau pun para pemain kunci mereka dan berhasil memperkuat amunisi pemain mereka terlebih lagi dengan datangnya nama baru yakni Riyad Mahrez. Sementara itu beberapa rival malah ditenggarai ada kendala dengan hal ini.

Tottenham Hotspur dan juga Manchester United tidak menjalankan musim panas yang oke di dalam hal merekrut pemain mereka. Di samping itu Arsenal dan Chelsea sedang mencoba untuk memulai jalan bersama dengan pelatih baru. Secara praktis terlihat bahwa di atas kertas bahwa cuma Liverpool yang melalui pra musim dengan kondisi yang baik demi bis adijadikan sebagai seseorang yang menantang perebutan gelar juara.

Sehubungan dengan beberapa torehan yang mereka buat pada musim kemarin dan mengenai betapa konsisten dan stabilnya permainan yang ditunjukkan oleh tim dengan nama lain The Citizens. Mantan pemain tim nasional Inggris yang bernama Jamie Carragher meramalkan kalau mereka masih akan terus bermain dengan baik. Bahkan dalam hal ini bisa dikatakan bahwa dominasi tersebut masih akan berlangsugn dengan cukup panjang.

Sehubungan dengan amunisi pemain mereka memiliki rataan 25.8 tahun atau dengan kata lain itu adalah yang ketiga paling muda di Liga Primer pada musim ini maka bisa dibilang bahwa mereka memiliki masa depan yang cukup cerah. Karena dengan beberapa peman kunci sekarang ini bahkan belum menginjak usia mereka yang puncak sebagai pengolah kulit bundar profesional.

Leroy Sane, Raheem Sterling, John Stones, Bernardo Silva, Benjamin Mendy, Ederson dan Aymeric Laporte sekarang ini semua nya baru berada di bawah angka 25 tahun. Tidak heran lah kalau mereka pun dikatakan masih bisa terus bermain dengan performa puncak sampai dengan waktu yang cukup panjang nantinya.

Di samping itu beberapa nama lain seperti Mahrez, Ilkay Guendongan, Kevin de Bruyne dan Fabian Delph mereka sedang berada dalam usia yang sedang optimalnya sebagai pemain sepak bola di mana mereka baru berumur 27 sampai dengan 28 tahun saja.

Carragher mengatakan dari kaca mata nya di sini bahwa ada peluang City akan start melakukan dinasti seperti class of 92 miliknya Manchester United. Semenjak jaman Liga Primer dimulai, tidak bisa dipungkiri kalau Manchester United memang begitu mendominasi permainannya.

Dalam periode ini mereka bahkan sempat mendapatkan 13 kali gelar. Sampai pada akhirnya Sir Alex Ferguson pergi meninggalkan tim tersebut. Semenjak terakhir kali jadi juara di tahun 2012/13 yang lalu, Manchester United sampai dengan sekarnag ini masih belum juga meraih gelar juara.

“Saya merasa di sini bahwa hal tersebut (berhubungan dengan dominasi City) sebenarnya adalah ketakutan untuk seluruh tim yang berada di Premier League. Hal yang positif bisa dipetik di sini adalah bahwa di dalam beberapa tahun akhiran ini juara yang hadir di dalam klasemen ketika musim berakhir selalu berbeda. Mereka bergantian.” penuturan Carragher.

“Saya melihat di sini bahwa kami sedang berada dalam sebuah era baru yang mana ini sudah seperti yang dulu terjadi kepada Manchester United. Kalian bisa melihat tentang poin yang didapatkan oleh mereka.” sambungnya menjelaskan.

“Di samping itu juga tidak saya melihat City berhasil melakukan hal ini. Sebenarnya itu adalah sesuatu yang bisa dibilang hampir saja mustahil untuk dilakukan. Di sini saya melihat bahwa dulu saya telah terbiasa untuk mengantongi sampai dengan sembilan puluh poin dan sebelumnya itu merupakan jaminan pasti untuk memenangkan kompetisi seperti Liga PRimer dan saya merasa kalau anda harus mengejar sampai dengan sembilan puluh poin di sini.” keterangannya menambahkan.

“Dan itu terlihat seperti merupakan tugas dari seluruh tim yang berbasis di Premier League. Saya merasa juga bahwa City bisa saja kehilangan sepuluh poin dan sekaligus bisa jadi juara di sini.” imbuhnya menambahkan statement yang berhasil dilansirkan oleh Hasil Bola Online Hari Ini.

Pada lain sisi, Ruud Gullit, Marti Keown dan Ian Wright adalah 3 orang yang secara bersamaan memfavoritkan nama Liverpool untuk jadi juara dalam Liga Inggris. Begini lah ramalan dari pada ketiga eks pemain sepak bola yang sekarang ini sedang bekerja sebagai seorang pundit.

Di akhir pekan Liga Primer Inggris divisi top di Liga Inggris yang akan segera mulai dilangsungkan. Sehubungan dengan hal ini media pun meminta adanya dilakukan ramlaan dari para komentator sekaligus juga analis sepak bola mereka.

Dari total 24 pundit, 21 di antaranya melihat bahwa City merupakan juara bertahan favorit untuk musim ini. Hanya Gullit, Wright dan Keown saja yang memiliki jawaban yang berbeda dan mereka kompak menjatuhkan pilihannya kepada Liverpool.

“Secara pribadi saya sendiri ingin perebutan untuk mendapatkan gelar juara di musim ini jauh lebih menantang dan menurut saya seperti nya itu akan terlihat demikian adanya. Apa bila ada dorongan berlebih dari Liverpool, entah bagaimana Citizens bakalan mau bereaksi sehubungan dengan tekanan yang mereka punyai sekarang ini ketika ada tim rival yang menempeli mereka.” penuturan Wright.

Ramalan mantan bintang Palace dan juga Arsenal tersebut juga diamini langsung oleh Gullit. Diungkapkan oleh nya bahwa City memang merupakan kandidat untuk jadi juara namun demikian Liverpool juga dipercaya bakalan memberikan persaingan yang luar biasa sengit.

“Liverpool merupakan kandidat sehubungan dengan gaya bermainnya dan bagaimana cara mereka melakukan kendali terhadap cara permainan berjalan. Bukan hanya itu saja akan tetapi hasrat mereka dalam melakukan penyerangan dan menyajikan hiburan dengan cara-cara yang luar biasa menjadi sesuatu yang sangat penting di sini.” penuturan pria Belanda yang pernah jadi pembela bagi Chelsea tersebut.

Di samping itu Keown yang merpakan pilar The Gunners juga memberikan dukungan Liverpool untuk finis pada peringkat paling atas kalsemen akhir Liga Primer tahun 2018/19. Dilihat secara khusus bahwa ia mengatakan The Gunners berada di bawah kepelatihan Emery dan bisa jadi ini merupakan batu sandungan Cit y di pekan awal.

“Apa bila dibandingka ndengan pelatih yang lain, Emery memiliki waktu yang lebih lama dengan tim nya pada gelaran pra musim. Mereka secara praktis lebih lengkap dan memiliki potensi untuk menghadirkan kejutan ketika bertemu dengan City dalam laga pertama mereka.” tutur Keown melanjutkan.

Pembuka pekan Premier League memang menghadirkan sebuah big match dengan kilat di mana The Gunners akan bertemu dengan Citizens tanggal 12 Agustus 2018 nanti.

Menurut kabar yang belakangan ini tengah berhembus Chelsea siap untuk menggadai Tiemoue Bakayoko kepada AC Milan. Kabar ini terus memperkuat isu tentang datangnya nama Mateo Kovacic.

Bakayoko sendiri sebenarnya adalah pembelian baru The Blues di awal musim kemarin di mana dirinya dibeli dengan harga 40 juta poundsterling akan tetapi dia tidak berhasil menunjukkan sinarnya walau pun diberikan cukup banyak kesempatan untuk bermain sampai dengan 43 kali di seluruh turnamen yang dimainkan.

Dalam ajang Liga PRimer dia turun sampai dengan 28 kali dengan torehan sampai dengan 2 angka. Ketepatan menembaknya cuma 39 persen saja seperti dituliskan dalam analisa yang dibuat oleh Hasil Bola Online Terupdate. Di samping itu masalah mengumpan, dia bisa mencatatkan sampai dengan 86 persen akurasinya.

Bakayoko sendiri hanya berhasil memenangkan 41 persen dari seluruh total duel udara yang terjadi dan ada empat blunder yang terjadi kepadanya. Dari seluruh empat kesalahan tersebut, 2 kali di antaranya memberikan gol kepada pihak lawan.

Menurut pemberitaan terkini yang berhasil kami lansirkan diketahui bahwa Chelsea siap untuk meminjamkan sang pemain kepada AC Milan sebagaimana hal ini dilaporkan langsung oleh media dan ada penyertaan opsi untuk memperpanenkan sang pemain. Di samping mereka memang tidak bisa menunjukkan sinarnya, gaya bermain yang ia tampilkan juga terlihat begitu keras dan sangat mengandalkan permasalahan fisik dan ini diyakini tidak terlalu cocok sehubungan dengan ide yang diulas oleh Maurizio Sarri. Terlebih lagi diketahu bahwa sekarang ini masih ada 2 pemain seperti Danny Drinkwater dan N’Golo Kante yang mencoba untuk membuat permainan jadi lebih seimbang.

Melepaskan nama Bakayoko juga diramlakan merupakan sebuah jalan demi bisa membuat tempat kepada Kovacic. Pemain gelandang El Real tersebut mengaku sudah tidak lagi kerasan di Madrid dan ingin mendapatkan kesempatan bermain yang lebih terbuka.

Sejauh ini saya melihat bahwa gaya bermainnya memang lebih kreaitf. Sehubungan dengan kemampuan drible dan distribusi bola nya yang luar biasa maka ini dinilai akan menjadi cocok untuk seorang Sarri yang notabene adalah seseorang yang sangat mengandalkan penguasaan bola demi bsia meraih kemenangan dalam permaian yang ia jalankan. Di samping itu peluang untuk mendapatkan dirinya bisa dibilang juga realitf besar karena mereka sedang mencoba untuk deal mendapatkan tanda tangan Thibaut Courtouis.

Walau pun ebgitu mereka sekarang ini mendapatkan tantangan. Chelsea berpacu dengan waktu demi menuntaskan beberapa transfer tersebut. Karena jendela transfer Inggris akan selesai pada tanggal 9 Agustus 2018 ini.

Gianluigi Buffon tidak langsung menerima penawaran dari pada Paris Saint Germain. Buffon sendiri memang telah sejak lama melakukan analisa terhadap perkembangan tim konglomerat yang berasal dari Perancis tersebut.

Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan dibuat oleh Buffon waktu dia memutuskan pisah jalan dari Juventus. Hasil Bola Online Terkini melaporkan bahwa banyak yang mengira Buffon bakalan bergabung dengan tim yang berasal dari Asia, China atau pun Amerika Serikat.

Namun demikian Buffon sendiri juga memutskan untuk tetap bertahan di Eropa dan melakukan pinangan terhadap klub juara di Ligue 1 yaitu PSG yang mengontrak dirinya sampai dengan 2 tahun. Pada usia yang sekarang ini sudah mencapai empat puluh tahun tersebut maka keputusan tentu saja jadi bahan pertanyaan. Ini adalah mengenai apakah Buffon masih bisa tampil dengan gemilang di bawah mistar gawang milik Les Parisiens?

Oleh sebab itu wajar saja apa bila keputusan yang dibuat oleh BUffon tersebut dipandang dengan cara yang kurang begitu sedap sehubungan dengan dirinya dikatakan cuma tergiuir karena digoda dengan fulus yang besar oleh pihak PSG. Terlebih lagi sebenarnya PSG sendiri pada dasarnya telah meiliki sosok seperti Alphonse Areola untuk menjalani perannya menjaga garis gawang.

Namun demikian untuk Buffon, PSG sendiri merupakan tantangan yang masih baru untuk dirinya. Terlebih PSG merupakan klub yang tengah merintis dan membuat namanya jadi sebuah dinasti di level Eropa dan Buffon sendiri mengungkapkan kalau dirinya ingin membantu untuk mewujudkan hal itu dengan dirinya yang sudah memiliki pengalaman malang melintang pada level tersebut.

“Telah lama saya mengikuti perkembangan PSG, paling tidak hal ini sudah terjadi selama 3 tahun belakangan ini.” aku Buffon dituliskan Situs Hasil Bola Online.

“Dan juga telah ada pembicaraan yang saya buat dengan Sirigu dan Verratti. Saya melihat bahwa tidak pernah ada tim yang sekuat apa pun tiba-tiba berhasil mendapatkan prestasi pada level Champions.” sambungnya menuturkan.

“Seluruh hal seperti ini tentu saja sangat memerlukan waktu. NAmun demikian sehubungan dengan solidaritas, dan identitas yang dimiliki, dan juga ruang ganti yang harmonis di tambah dengan pelatih yang berpengalaman maka hal ini bisa menghemat lebih banyak waktu untuk mewujudkan hal ini.” tutur Buffon menutup pendapatnya.

Sekedar informasi saja, Skor Bola Online melaporkan kalau Buffon telah menjlaani pertandingan perdananya bersama dengan PSG ketika mereka membungkam AS Monaco empat gol tanpa balas di ajang Piala Super Perancis di akhir pekan lalu.

Related Post

Bandar Bola Paling Nyaman – Cutrone Ingin Ja... Bandar Bola Paling Nyaman - Striker AC Milan yaitu Patrick Cutrone menuturkan kalau dirinya memiliki hasrat untuk diturunkan secara berpasangan di lin...
Prediksi Sbobet Paling Akurat – Liverpool Be... Prediksi Sbobet Paling Akurat - Liverpool berhasil menang telak dari City. Tapi mereka bukan berarti sudah bisa bersantai. Liverpool berhasil menda...
Prediksi Bola Ibcbet – Tekad Kolarov Balik L... Prediksi Bola Ibcbet - Lazio adalah bagian penting untuk perjalanan karir Kolarov. Dia memiliki tekad kembali ke sana. Kolarov mulai bermain untuk ...
Gratis Prediksi Bola – Conte Santai Tanggapi... Gratis Prediksi Bola - Conte memberi ketegasan kalau dia akan terus bersikap seperti biasa walaupun terus diisukan. Masa depan dari pada Antonio Co...

3 Comments

  1. Cichay - August 8, 2018

    Yakin MC musim ini bisa juara lagi? Ingat masih ada MU sama Liverpool yang musim ini tak kalah kuatnya

Komentar