Info Bandar Bola - Transfer Lacazette Rumit | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Info Bandar Bola – Transfer Lacazette Rumit

Info Bandar Bola – Alexandre Lacazette 90 persen dipastikan pindah ke Atletico, tapi dia terjebak larangan transfer klub.

Lacazette telah dipastikan akan keluar dari klub Olympique Lyon usai dia sendiri meminta kepada manajemen klub untuk dijualkan kepada klub lain. Memang sudah bukan lagi sebuah rahasia bahwa masa depan dari pada si pemain terus menjadi misteri sehubungan dengan ada beberapa klub Eropa yang berminat untuk membeli dirinya.

Namun demikian singkat kata, akhirnya Atletico Madrid lah yang menjadi kubu yang beruntung karena bisa mendapatkan tanda tangan dari pada pria yang berdarah Perancis tersebut. Bahkan mereka sudah mencapai sebuah deal secara pribadi dengan si pemain. Akan tetapi proses negosiasi antara klub dengan Los Colchoneros belum juga rampung karena mereka memang tidak bisa melakukan hal tersebut sehubungan dengan larangan hukuman transfer yang terjadi kepada Lyon yang mana hal ini dijatuhkan langsung oleh pihak yang berwenenag yakni FIFA kepada mereka.

Real Madrid dan Atletico terkena larangan transferp ada bulan Januari 2015 oleh petinggi federasi. Kedua klub tersebut diberikan larangan dalam 2 kali putaran transfer.

Walau pun demikian di dalam prosesnya Madrid terlebih dahulu melakukan banding kepada CAS atau Pengadilan Abitrase Olahraga dan hal ini membuat hukuman mereka menjadi dikurangan dan mereka sudah boleh melakukan perbelanjaan lagi sehubungan dengan terbukanya jendela transfer musim panas yang akan datang nanti. Di samping itu CAS sampai dengan sekarang ini masih belum mengeluarkan putusan tentang tim asuhan Diego Simeone tersebut.

“Mengenai hal ini Alex sendiri telah memiliki deal secara lisan bersama dengan klub Atletico Madrid. Namun demikian sampai dengan sekarang ini masih belum ada kepastian yang bisa diambil tentang hal ini. Alasannya adalah karena kami harus menunggu pihak dari pada CAS untuk mengangkat larangan transfer yang terjadi kepada kami.” penjelasan dari pada Jean Michel Aulas yang merupakan presiden klub Lyon pada saat memberi keterangan kepada Info Bandar Bola Akurat.

“Dan tentang hal ini kami telah menerima adanya permintaan dari pada Alex untuk membahas tentang hal ini secara khusus kepda klub. Namun demikian semua itu kembali lagi bahwa aturan transfer tersebut harus lah mengacu kepada aturan dari pada tim ini.” keterangannya menyambungkan kepada kami.

Dan selama karirnya Lacazette cuma membela Lyon di mana sejauh ini dia hanya menorehkan sebanyak 129 gol saja dari total 275 laga yang telah berlangsung.

Di sisi yang lain kami juga tertarik membahas mengenai Luis Enrique. Dia mengungkapkan telah puas merasakan pertandingan La Liga terakhirnya bersama dengan Azulgrana. Tiga tahun terasa luar biasa singkat bersama dengan kubu tersebut.

Dan pertandingan terakhir yang merupakan perpisahan tersebut terjadi di kandang mereka sendiri Camp Nou pada tanggal 22 Mei 2017 yang silam. Enrique sendiri telah memutuskan dari jauh hari untuk berhenti bekerja sama dengan klub raksasa Spanyol tersebut ketika musim ini selesai.

Blaugrana bahkan telah memiliki rencana untuk melepaskan sang manajer yang telah memberikan raihan berupa delapan trofi semenjak dia direkrut tiga tahun yang silam. Dan memberikan respon terhadap hal ini Enrique memberikan penilaian bahwa hal ini adalah sesuatu yang luar biasa terjadi di dalam hidupnya.

“Saya merasa bahwa malam pertandingan terakhir terasa luar biasa dan hal tersebut luar biasa wajar. Secara keseluruhan saya merasa terhormat sekali karena bisa diterima di sini sebagai seorang manajer. Saya sendiri mengetahui dengan benar bahwa ini bakalan menjadi waktu yang luar biasa singkat karena saya menikmati setiap detiknya saya berada di sini. Semuanya berjalan dengan cepat dan saya tidak menyadari semuanya telah berlalu begitu saja.” jelas Enrique kepada jurnalis kami.

“Anda hidup dengan gairah yang luar biasa. Bagi saya perjalanan ini memang lah singkat. Namun demikian sejarah dari pada sepak bola Barcelona akan tetap terus berada di hati saya. Banyak manajer datang kemari dan saya merasa bangga karena bisa menjadi bagian penting dari tim ini.” jelasnya menyambungkan kepada kami.

“Secara keseluruhan saya telah memberikan yang luar biasa terbaik dan semampunya untuk klub ini yang saya bisa. Di samping itu saya juga ingin menggunakan waktu ini untuk mengungkapkan betapa saya berterima kasih terhadap apa yang telah mereka berikan saya baik itu ketika saya masih seorang pemain di sini atau pun sebagai seorang manajer. Ini adalah pengalaman yang luar biasa.” jelasnya menuturkan lebih lanjut.

Sekedar informasi saja, Info Bandar Bola Terbaik ingin menuturkan di sini bahwa Enrique pernah menjadi pemain Azulgrana pada tahun 1996 sampai dengan 2004 yang mana dia kemudian diangkat menjadi manajer Barcelona B semenjak tahun 2008 sampai dengan 2011. Semenjak tahun 2014 Enrique sendiri telah sukses memberikan delapan buah trofi dan ini termasuk 2 kali La Liga, 1 Copa del Rey dan 1 kali Piala Super Eropa, Super Copa, Piala Dunia Antar Klub dan tidak lupa Liga Champions.

Enrique sendiri memiliki peluang untuk menambah 1 gelar lagi di La Liga menjelang musim ini berakhir. Mereka telah berada pada babak final pada turnamen Copa del Rey dan mereka harus memperebutkan hal tersebut dengan bertanding kontra Alaves.

“Saya merasa luar biasa senang dan sekarang ini satu-satunya tujuan yang bisa asya berikan di sini adalah dengan memenangkan pertandingan di saat kami bertemu dengan Alaves nanti. Karena hal tersebut akan bisa membuat sya menjadi merasa baik meninggalkan klub ini dengan kesan yang impresif.” jelasnya menuturkan.

“Perpisahan? Saya tidak akan mengibaratkan hal tersebut seperti ini. Tahun depan natni saya bakalan kembali ke sini untuk menikmati pertandingan sepak bola di sini sebagai menonton dan melihat hasil kerja saya dilanjutkan oleh orang lain.” tegasnya mengakhiri pernyataan.

Sementara itu kami juga tertarik untuk membahas mengenai Jorge Sampaoli. Dia sendiri belakangan ini terus dirumorkan akan segera keluar dari klub tersebut dan kemungkinan akan menjadi manajer di tim nasional Argentina.

SEmenjak Edgardo Bauza terpecat pada bulan April yang silam, kursi manajer Argentina sampai dengan sekarang ini masih lowong. Dan sampai dengan sekrang ini Sampaoli merupakan kandidat yang paling kuat untuk menjadi sang suksesor untuk menjadi pelatih dari pada Lionel Messi dkk.

Sampaoli sendiri menurut kabarnya juga bakalan melatih di Albicveleste pada saat menjalani pertandingan persahabatan kontra Brazil yang mana hal ini akan dilangsungkan pada tanggal 9 Juni 2017 yang akan datang nanti dan hal ini juga dibarengi dengan pertandingan kontra Singapura empat hari sesudahnya.

Ada juga isu lain yang mengungkapkan bahwa penyusunan skuat paling baru Argentina hal ini tidak lepas dari dampaknya dan secara khusus mengenai terpanggilnya nama Mauro Icardi yang namanya telah lama hampir tidak pernah tercantum lagi bersama dengan negaranya.

Di dalam sebuah sesi konferensi pers menjelang pertandingan terakhir Sevilla di dalam laga La Liga kontra Osasuna di akhir pekan yang akan datang nanti. Eks manajer Chile tersebut juga memberikan sinyalisir bahwa AFA Selaku Federasi sepak bola Argentina sekarang ini sedang membahas mengenai permasalahan kontraknya. Sudah barang tentu tujuannya sekarang ini adalah untuk Sevilla merelakan dirinya akan tetapi untuk kompensasi yang tertentu dan mereka berharap dengan cepat bisa melatih tim nasional Argentina.

“Memang benar bahwa sekrang ini saya memiliki kontrak yang bakalan diselesaikan langsung oleh AFA serta Presiden Sevilla. SEkarang ini saya tidak bakalan meninggalkan kubu Sevilla dengan klub yang lain. Dan kemungkinan memang saya akan keluar dari klub apa bila itu adalah untuk negara saya sendiri. Dan perubahan ini adalah sehubungan dengan kecintaan saya terhadap tanah air. Projek di Sevilla nanti akan membuahkan perburuan gelar pada tahun kedua dan hal ini adalah sesuatu yang menarik untuk saya. Namun demikian ini adalah kesempatan yang tidak bisa saya tolak ketika itu berbicara soal Argentina.” terangnya menuturkan.

Isu mengenai ketertarikan dari pada Argentina menjadikan nama Sampaoli sebagai seorang juru racik pada dasarnya sudah merupakan berita yang lama. Namun demikian hal tersebut sebelumnya tidak membuahkan hasil karena dia (Sampaoli) terlihat masih asyik membangun pekerjaannya di Ramon Sanchez Pizjuan dan sekarang ini ia menjelaskan bahwa situasinya telah jauh berbeda dan dia telah mantap dalam membuat keputusannya.

“Di hari ini saya bisa duduk dalam rangkaian untuk mengevaluasi serta melakukan pembahasan terhadap berbagai aspek. Namun demikian sekarang ini keputusan tidak berada di tangan saya sepenuhnya karena sebagaimana yang saya tahu saya masih harus memilki bahasan tentang kontrak bersama dengan Sevilla dan juga AFA.” jelasnya menyebutkan.

Karir dari pada Xabi Alonso sebagai seorang pesepak bola sekarang ini telah tuntas. Dan mengenai apa yang terjadi kepada dirinya ini Alonso menuturkan bahwa ia memliki perasaan yang campur aduk.

Alonso telah menuntaskan karir panjangnya sebagai pengolah kulit bundar dengan menjalani pertandingan di Bundesliga pada tanggal 20 Mei 2017 yang silam. Dan itu diwarnai dengan kemenangan tim nya dari Freiburg.

Alonso sendiri bermain sebagai seorang starter dan kemudian ditarik keluar ketika berada pada menit 82 berjalannya pertandingan. Dan setelah pertandingan berakhir, tersajilah standing ovation yang terjadi di tribun Allianz Arena dan itu meerupakan terakhir kali nya Alonso menginjakkan kakinya sebagai seorang pemain sepak bola profesional.

“Secara keseluruhan saya merasa sangat puas karena bisa mengakhiri karir saya sebagai seorang pemain sepak bola profesional.” keterangan Alonso ketika berbicara bersama dengan Info Bandar Bola Malam Ini.

“Emosi saya benar-benar terluapkan dengan begitu besar. Ada momen di mana saya berpikir untuk terpaku di atas lapangan. Sensasinya luar biasa. Ini adalah campuran dari pada kesedihan, nostalgia serta kebahagiaan pada saat yang bersamaan. Semuanya bercampur aduk dan saya sendiri tidak tahu bagaimana harus melalui hal ini.” keterangannya menambahkan.

Pertandingan melawan Freiburg akan menjadi pertandingan yang terakhir di dalam karir panjang dari pada Alonso sebagi pemain sepak bola yang dimulainya semenjak tahun 1999 yang silam. Bersam dengan kubu Real Sociedad dia berada di sana dalam waktu lima musim sebelum memutuskan untuk menyebrang ke Liverpool pada tahun 2004.

Nah nama nya kemudian naik daun ketika ia bermain bersama dengan The Reds di mana dia sukses membuat torehan Liga Champions serta Piala FA. Dan kemudian di musim panas tahun 2009 Alonso kemudian melakukan kepindahan ke Real Madrid. Di sana ia juga meraih trofi bergengsi seperti Liga Champions, La Liga serta Copa del Rey.

Dan akhirnya baru lah Bayern menjadi klub terakhir Alonso dimulai dari tahun 2014 yang silam dan di sana dia sukses menelurkan trofi Bundesliga. PAda level tim nasional Alonso sendiri sukses mengantarkan Spanyol menjadi juara di Piala Dunia dan ada 2 Piala Eropa di mana dia sukses membuahkan 114 caps serta 16 gol.

“Saya akan mengungkapkan dengan jujur di sini bahwa saya bakalan merindukan untuk bermain lagi di dalam sepak bola karena itu merupakan bagian yang sama sekali tidak bisa terpisahkan dari dalam hidup saya. Kulit bundar adalah teman saya sedari kecil bahkan sampai dengan sekarang ini. Dia selalu ada menemani saya di saat suasana hati saya sedang senang, atau pun sedih. Tanpa bola, saya bisa bilang bahwa saya merasa kesepian. Namun demikian biar bagaimana pun hidup akan terus berjlan. Dan hal ini saya tahu akan terasa begitu sulit untuk saya. Ke depan nya nanti bakalan ada hadir tantangan baru di dalam hidup saya dan saya tahu bahwa saya telah siap ketika tantangan tersebut datang kepada saya dan hal tersebut akan memberikan lagi aliran gairah di dalam hidup saya.” ungkap Alonso menuturkan lebih lanjut untuk kami.

“Dan rasanya luar biasa indah. Memori-memori saya tentang sepak bola seakan semuanya flash back dan saya ingat telah bermain dengan ayah ku dan bersama dengan anak-anak saya, terasa begitu luar biasa. Saya mengingat hal ini dengan luar biasa. Seperti yang sudah kalian semua ketahui apa yang terjadi kepada saya ini adalah sesuatu yang luar biasa. Saya akan mencoba untuk hidup dengan sebaik mungkin dan berkarya sebaik mungkin. Akan saya lihat ke depannya ada peluang apa, saya akan melakukan yang terbaik” akhir kata dari pada pengolah kulit budar profesional yang telah memutuskan untuk gantung sepatu di usia 36 tahun tersebut seperti berhasil dilaporkan Website Bandar Bola. (RB)

Related Post

Bandar Bola Medan – Dybala Buat Lawan Jiper Bandar Bola Medan - Dybala kembali diberikan pujian. Kinerja gemilangnya disebut membuat lawan jadi minder. Paulo Dybala sukses menelurkan hat tric...
Bandar Bola Sumatera – Siapa Manajer Terbaik... Bandar Bola Sumatera - Ada 12 wajah bertanding untuk menjadi pelatih terbaik di tahun 2017 ini. Tapi ada 3 yang favorit. Ketiga nama tersebut adala...
Registrasi Bandar Bola – Alonso dan Penyesal... Registrasi Bandar Bola - Akhir musim ini Xabi Alonso akan gantung sepatu. Tapi melihat ke belakang, ada sejumlah penyesalan. Alonso telah memberika...
Bandar Bola Bali – Pentingnya Liga Eropa Unt... Bandar Bola Bali - Bila menang dari laga derby Manchester, posisi empat besar akan jadi milik City. tapi menurut Mourinho Liga Eropa lebih penting. ...

4 Comments

  1. Ryan - May 25, 2017

    Bukan rumit min, cuma masalahnya Lion mau lepas lacazette dengan nilai uang yang tinggi

  2. Henry Lee - May 25, 2017

    Sudah saatnya Lacazete keluar dari Ligue 1 dan merantau ke EPL 🙂

Komentar