Emery Dikasih Waktu Sebulan | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew

Judi Online Asia – Emery Dikasih Waktu Sebulan

Judi Online Asia – Waktu Emery bersama Arsenal tidak banyak lagi. Dirinya kabarnya diberikan waktu 1 bulan untuk membuktikan diri bahwa dia layak.

Arsenal tidak pernah meraih kemenangan sudah dalam 3 pekan ke belakang ini. Granit Xhaka cs dibuat bermain seri ketika bertemu dengan tim kelas bawah seperti Wolverhampton dan Crystal Palace dan juga LIverpool dalam turnamen Piala LIga Inggris.

Dengan laju itu, supporter tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Bahkan mereka meminta supaya sang manajer segera meninggalkan kursi manajerial ketika Arsenal ditahan dengan skor 1-1 saat bermain di Stadium Emirates tanggal 2 November 2019 lalu dalam sambungan Premier League Inggris.

Dan di tengah rasa kecewa supporter tersebut kemudian mulai lah muncul beberapa nama yang kemungkinan bisa saja jadi pengganti dirinya di bagnku manajerial. Seperti di antaranya adalah mantan manajer The Blues dan juga Manchester United yaitu Jose Mourinho. Di samping itu juga ada lagi nama seperti Mikel Arteta, Massimiliano Allegri dan juga Patrick Vieira.

Seperti dikutipkan dalam tulisan dari pada Taruhan Judi Online Asia bahwa manajemen Arsenal kabarnya sudah merespon desakan dari pada para fans tersebut. Seperti dikabarkan bahwa petinggi Arsenal cuma memberikan waktu kepada sang manajer sampai dengan tahun ini berakhir. Dan bila nantin dirinya gagal memenuhi ekspektasi dan target dari pada timnya di mana mereka menginginkan empat besar sebelum Natal, maka surat pemecatan akan diserahkan ke mejanya.

Usai kekalahan dari Wolves itu sendiri, Arsenal sekarang ini berada pada peringkat lima pada klasemen sementara di Premier League. ARsenal sendiri mengoleksi sampai dengan 17 poin sampai dengan sekarang ini atau dengan kata lain jaraknya adalah enam poin dari THe Blues yang berada pada urutan keempat atau empat belas poin dari Liverpool yang berhasil berkuasa di papan klasemen seperti laporan langsung dari pada Judi Online Indonesia. (RB)

Komentar