Prediksi Taruhan Bola - Tajamnya Neymar Jr | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Prediksi Taruhan Bola – Tajamnya Neymar Jr

Prediksi Taruhan Bola – Tak perlu waktu panjang untuk Neymar bisa beradaptasi dengan tim baru nya, PSG.

Neymar pada dasarnya bisa saja ditampilkan ke dalam lapangan semenjak melakukan perkan debutnya ketika tim bertemu dengan Amiens SC. Namun demikian karena ada hal yang terhambat berhubungan dengan penyerahan dokumen dan sebagainya membuat dirinya harus menunda terlebih dahulu. Dan baru lah kemudian pada pekan kedua ketika bermain di markas milik Guingamp, Neymar pun bisa diturunkan untuk menjalani laga debut nya dalam balutan seragam Paris Saint Germain.

Pertandingan itu kemudian diselesiakan oleh Neymar dengan caray ang luar biasa lantaran PSG berhasil menelurkan kemenangan dengan angka akhir 0-3 tanpa balas. Di samping itu pemain berumur 25 tahun tersebut juga sukses menelurkan 1 assist dan 1 gol. Debut tersebut terbilang cukup baik untuk pemain dengan label harga paling mahal sedunia tersebut.

Singkat kata fans dari pada PSG pun bisa melihat dengan baik permainan yang dilakukan oleh PSG bersama dengan bintang baru nya tersebut secara live di Parc des Princes yang dilakukan tanggal 21 Agustus 2017 yang silam ketika Neymar menjalani pertandingan perdana di kandangnya saat tim nya bertemu dengan Toulouse.

Itu merupakan duel yang sangat dinanti oleh para fans karena mereka ingin melihat soal seperti apa sih kinerja yang bisa disajikan oleh eks pemain Azulgrana tersebut. Dan apa yang dilakukan oleh para penonton untuk mmebeli tiket adalah langkah yang tidak salah karena Neymar menunjukkan ketajamannya di sana.

Dalam kemenangan tim nya yang berakhir dengan angka 2-6 tersebut Neymar merupakan orang yang memiliki andil besar dalam terjadinya empat butir gol PSG. Dua gol dan 2 assist berhasil dia bukukan dan itu semuanya merupakan sebuah gol yang mengandung unsur estetik. Dan belum lagi dibahas mengenai fakta kalau PSG sebenarnya telah bermain dengan sepuluh orang saja di atas lapangan semenjak pertengahan dari pada babak I lantaran Marco Verratti harus dikeluarkan dari lapangan lantaran dia terkena kartu merah dari wasit.

Gol kedua yang berhasil ia buat di dalam menit kesembilan puluh terjadi melalui sebuah gencatan serangan individual. Setelah melewati tiga sampai dengan empat pemain di dalam area penalti, Neymar kemudian melakukan sepakan dengan kaki kirinya kepada pojok dari gawang Toulouse dan berhasil menelurkan gol.

“Adalah pengalaman yang fantastis bermain di Parc des Princes. Secara khusus saya ingin menyebutkan kalau atmosfer di dalam pertandingan itu benar-benar luar biasa. Rasanya luar biasa senang dengan para fans yang kami miliki. Kinerja tim dan para pelatih luar biasa. Kami bisa menebak apa pun yang dilakukan musuh dengan begitu baik. Saya rasa kepindahan ini merupakan sesuatu yang sudah benar dan tidak ada penyesalan tentang hal tersebut.” jelasnya menutupkan statement.

Memang benar kalau 2 lawan yang dihadapi oleh eks bintang Santos tersebut memang berada di bawah kelas PSG akan tetapi paling tidak dia telah bisa membuktikan bahwa masa depan dari pada tim nya tersebut di musim ini bakalan begitu cerah sehubungan dengan dirinya memiliki kaki-kaki yang luar biasa untuk sepak bola Perancis.

Prediksi Taruhan Bola Akurat juga ingin menuturkan bahwa Neymar dalam kesempatan kali ini mengakui bahwa ia merasa sedih apa bila melihat kondisi Blaugrana sekarang ini. Atas hal tersebut Neymar memberikan penyalahannya kepada kinerja manajemen klub yang dianggapnya kurang begitu kompeten dalam menangani bidangnya.

Neymar bisa dibialng sebuah transfer yang paling mengejutkan yang pernah terjadi pada musim ini. Bahkan bisa dikatakan sepanjang sejarah.

Bukan cuma mengejutkan lantara pihak PSG berani mengeluarkan angka sedemikian akan tetpai hal ini juga karena keberanian dari pada pria yang berasal dari Brasil tersebut memutuskan untuk pindah. Padahal dia bersama dengan klub yang luar biasa mentereng apa bila dibandingkan dengan PSG. Secara kasat mata PSG memang memiliki dana yang luar biasa. Mereka berprestasi dan juga kaya akan tetapi Azulgrana adalah klub yang telah menunjang kepopulerannya dalam waktu yang cukup lama dan trofi yang mereka miliki benar-benar teramat banyak.

Namun Neymar merasa bahwa ada yang tidak begitu beres dengan manajemen Los Cules. Paling tidak hal ini telah diketahuinya dalam 1 tahun terakhir ini. Bisa diungkapkan kalau manajemen yang berada di bawah kepemimpianan seorang Josep Mara Bartomey sebagai petinggi klub memang sering kali menuai kritikan lantaran dia lebih sering mengutamakan permasalahan yang berhubungan dengan uang apa bila dibandingkan dengan prestasi klub itu sendiri.

Hal ini lah yang kemudian memancing Neymar untuk keluar dari klub karena visi dan misi klub sudah tidak lagi sejalan dengan apa yang ia inginkan.

“Pada saat saya datang sebenarnya tidak ada yang salah dengan tim tersebut. Akan tetapi setelah selang beberapa waktu kemudian Barcelona ada kedatangan beberapa direktur yang menurut saya tidak seharusnya berada di sana. DAn atas hal ini saya merasa begitu sedih dengan apa yang terjadi kepada mereka.” eksplanasi dari pada sang striker tersebut.

“Di dalam 4 tahun terakhir yang saya mainkan berasma dengan mereka, memang tidak bisa dipungkiri bahwa saya merasa bahagia. Semuanya berjalan dengan lancar sampai di satu titik semuanya terasa begitu rapuh. Saya secara pribadi merasa bahwa di sana adalah tempat yang nyaman karena kami merupakan rekan yang juga sekaligus teman akrab di luar lapangan.” sambungnya memaparkan lebih lanjut lagi.

“Harapan saya adalah agar semuanya bisa berjalan dengan lebih baik untuk pihak Blaugrana. Mereka mendapatkan jauh lebih layak dibandingkan dengan sekarang ini. Mereka harus bisa berada pada level kompetitif lagi dan saya mendoakan mereka untuk hal tersebut.” ungkapnya menyambungkan.

Setelah kepindahan dari pada Neymar, barcelona terlihat seperti sebuah klub yang begitu gatal ingin mendatangkan pemain. Mereka sejauh ini terlihat sudah melakukan pendekatan secara gamblang dengan beberapa pemain seperti Ousmane Dembele, Philippe Coutinho. Akan tetapi untuk usaha tersebut, mereka berdua harus ditolak. Padahal sebenarnya jendela transfer cuma tinggal bersisa beberapa hari lagi.

“Sebenarnya saya secara jujur ingin mengatakan bahwa diriku tidak tahu banyak soal apa yang terjadi dengan klub tersebut. Akan tetapi kami sebagai para pemain berasa sekali ada perubahan yang begitu besar terjadi di dalam tim dan kami tahu ada sesuatu yang tidak beres terjadi.” pungkasnya mengakhiri sesuai lansiran yang dilakukan oleh Prediksi Taruhan Bola Jitu.

Sementara itu berita dari klub rival Zinedine Zidane memberikan kartu merah terhadap Sergio Ramos. Walau pun tidak bisa berada pada nilai apakah mereka telah melakukan keputusan yang tepat terhadap apa yang terjadi kepada Ramos, akan tetapi Zidane merasa tidak begitu puas dengan keputusan dari pada hakim lapangan.

Real Madrid harus mengakhiri pertandingan kontra Deportivo La Coruna dengan memiliki 10 pemain di dalam tim.

Dalam laga yang berlangsung tanggal 21 Agustus 2017 tersebut yang berhasil dimenangkan oleh Los Blancos dengan angka akhir 0-3 tersebut Ramos diberikan kartu merah ketika sedang berada pada masa injiury time pada babak II.

Ramos kemudian kembali diusir oleh wasit setelah menelan 2 kartu kuning. Diketahui bahwa kartu kuning pertama diberikan kepada Ramos karena melakukan tindak kekerasan kepada Fabian Schar berupa tamparan seperti yang sudah pernah dibahas oleh Prediksi Taruhan Bola Terkini. Di samping itu kartu kuning kedua dia telan karena sang kapten dianggap melakukan sikutan kepada Borja Valle ketika sedang melakukan duel di udara.

Hal tersebut berarti bahwa Ramos bakalan absen ketika Madrid bertemu dengan Valencia di Santiago Bernabeu tanggal 27 Agustus 2017 yang silam. Untuk Ramos kartu merah tersebut merupakan yang kedelapan belas kali ditelan oleh nya ketika menjalani karir di Primera La Liga.

Zidane sebagai pelatih mengungkapkan kalau dia tidak melihat adanya insiden yang mengharuskan wasit mengeluarkan kartu kuning ke-2. Akan tetapi dia tetap kecewa karena sang pemain itu harus hilang untuk beberapa saat.

“Mengenai hal ini saya merasa tidak begitu senang terhadap apa yang menimpa Sergio Ramos. Namun demikian hal seperti ini adalah sebuah keputusan dari pada wasit yang sudah mutlak. Di samping itu saya juga mengetahui bahwa kami harus tetap move on dan menjalani skors sebanyak 2 laga.” papar Zidane seperti berhasil terkutp dalam website resmi klub.

“Sebenarnya saya tidak megnetahui bahwa adil kah tindakan hakim lapangan terhadap dirinya. Saya hraus melakukan analisa ini secara mendetail akan tetapi sekali lagi saya tegaskan di sini bahwa ini merupakan sesuatu yang sudah apa daya dan tidak bisa diubah. Dan kami harus menerima semua ini dengan besar hati walau saya tidak bisa menutupi bahwa saya merasa kecewa.” keterangan Zidane seperti ia paparkan di website resmi klub.

Kami juga ingin memberitakan soal sepak bola Liga Primer. Tottenham Hotspur sepertinya sekarang ini harus segere beradaptasi dengan permainan sepak bola di Wembley apa bila mereka ingin survive pada kompetisi tersebut di level yang mereka jalani di musim terakhir. Sebabnya Wembley sendiri masih merupakan petaka untuk Spurs bahkan sampai dengan sekarang ini.

Wembley sendiri telah dipakai oleh Spurs semenjak musim kemarin untuk bermain pada turnamen di level Eropa. Sebabnya ketika itu White Hart Lane sedang berada dalam tahap renovasi. Dan mengenai hal ini EUFA telah menyuarakan bahwa tempat tersebut tidak bisa dijadikan tempat untuk berkompetisi.

Bermain dengan Stadium yang kapasitasnya begitu besar yaitu dengan sembilan puluh ribu kursi harusnya memberikan Spurs lebih untung karena penonton yang mereka punyai bakalan lebih masif. Namun demikian fakta yang ada di lapangan tidak seperti itu karena malahan The Lilywhites harus diterpa kesulitan beberapa kali.

Sebagai informasi saja Spurs kemarin harus tersingkir dalam babak grup di Liga Champions lantaran mereka hanya berhasil mendapatkan kemenangan 1 kali serta 2 kali kalah ketika bermain di level 32 besar lantaran disingkirkan oleh tim Belgia Gent.

Dan lagi-lagi dalam pertandingan kandang Spurs hanya bermain dengan skor seri 2-2 setelah mendapatkan kekalahan dengan skor 0-1 ketika bermain di markas lawan. Kuatirnya Spurs akan menjadi kutukan untuk Wembley karena hal tersebut akan membuat peluang mereka untuk kalah menjadi semakin besar. Dan sehubungan dengan mereka sekarang akan menggunakan stadium tersebut lantaran masalah renovasi adalah sesuatu yang akan memberikan Spurs sebuah kerugian besar dalam menjalani pertandingan.

Dan kekuatiran tersebut akhirnya terbukti jadi nyata ketika mereka berhadapan dengan Chelsea dalam pertandingan pekan ke-2 di Liga Primer tanggal 20 Agustus 2017 yang silam. Mereka diunggulkan untuk mendapatkan kemenangan dari Chelsea yang moralitasnya sedang tidak begitu baik setelah dia mendapatkan kekalahan dalam laga pembuka Spurs di mana mereka tertunduk dengan angka akhir 2-1 seperti sudah diwartakan oleh Prediksi Taruhan Bola Eropa.

Dan dengan begitu maka itu berarti abhwa dari sepuluh laga yang mereka mainkan di Wembley Spurs cuma berhasil mendapatkan 1 kemenangan, 1 kali hasil seri serta 7 kali kekalahan. Rekor tersebut sudah barang tentu bukan lah hal yang menyenangkan untuk mereka baca sehubungan dengan itu malah menjatuhkan moralitas mereka dalam berkompetisi.

“Sama sekali hal tersebut tidak memberikan pengaruh untuk diri saya. Namun demikian saya tahu betul bahwa memang butuh dilakukan pembicaraan mengenai hal tersebut dan saya rasa orang lain juga seperti itu.” papar Mauricio Pochettino selaku manajer langsung dari The Lilywhites.

“Saya rasa mungkin ini adalah karena efek Wemley sendiri. Tim pada dasarnya memiliki permainan sepak bola yang luar biasa.” terangnya menyambungkan.

“Akan begitu tidak adil apa bila harus menyalahkan Wembley karena apa yang terjadi kepada kami di musim ini. Sama sekali itu bukan lah alasan yang relevan dan kami tidak ingin menggunakan hal tersebut sebagai sebauh wadah bagi kami melampiaskan kekesalahan dalam kekalahan yang kami dapatkan dalam laga-laga mendatang yang akan kami jalani. Sudah barang tentu bahwa itu bukan lah pemikiran yang baik. Kami tahu bahwa masalahkan terletak kepada internal kami, bukan dari pengaruh luar. Apa yang dipikirkan oleh orang-orang soal stadium tersebut hanyalah mitos dan omong kosong.” penjelasan Pochettino mengakhiri untuk Taruhan Bola Favorit. (RB)

Related Post

Prediksi Bandar Bola – Raiola Diejek Milan Prediksi Bandar Bola - Komentar dari Raiola mendapatkan respon dari pihak Milan. Ini menyangkut masalah kepercayaan. Milan mendapatkan kekalahan ke...
Prediksi Bola Ibcbet – Rio : Liga Champions ... Prediksi Bola Ibcbet - Mantan pemain MU, Rio Ferdinand memberikan penilaian kalau United wajib berada di Liga Champions musim depan. Menuju 1/3 akh...
Tips Bola Sbobet – Zidane Tetap Merendah Tips Bola Sbobet - Sabet 2 gelar Liga Champions dalam 2 tahun terakhir membuat nama Zidane disebut sebagai terbaik di dunia. Zidane sendiri sukses ...
Prediksi Bola Ibcbet – Tekad Kolarov Balik L... Prediksi Bola Ibcbet - Lazio adalah bagian penting untuk perjalanan karir Kolarov. Dia memiliki tekad kembali ke sana. Kolarov mulai bermain untuk ...

7 Comments

  1. Zilong - August 25, 2017

    Gimana ngak tajam? Baru dua laga awal aja Neymar sudah mencetak 3 gol dan 3 assist

  2. Hambalang - August 25, 2017

    Ngak sia2 dong PSG nebus Neymar dengan harga 222 juta euro

  3. Wirawan - August 25, 2017

    Mudah2an PSG bisa ketemu Barca biar orang bisa menilai bagusan Neymar atau Messi
    hihihihihi

  4. Mr.Towan - August 25, 2017

    Mana bisa dikatakan tajam? Ketemunya baru tim ecek2 gitu kok 😛

Komentar