Siaran Langsung Piala Dunia – Alasan Jerman Diunggulkan | Bandar Bola Online Terpercaya

bandarbolanew
Selamat Datang di Ligatop.com
Apabila Anda membutuhkan Bantuan, Silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas

Siaran Langsung Piala Dunia – Alasan Jerman Diunggulkan

Siaran Langsung Piala Dunia – Tim nasional Jerman bakalan bertemu dengan Meksiko dalam laga lanjutan Piala Dunia. Jerman bakalan difavoritkan. Kenapa?

Laga antara Jerman kontra Meksiko ini akan beralngsung tanggal 17 Juni 2018 malam nanti di Stadion Luzhiniki. Duel tersebut diketahui merupakan pertemuan mereka yang keempat pada turnamen level resmi.

Jerman sendiri sebenarnya memiliki tren positif dalam tujuh laga opening di World Cup ini. Buktinya mereka selalu berhasil menang. Dengan tren banyak gol dalam tiap permainan Jerman melakukan 20 gol seperti diketahui.

Sebagai rinciannya Jerman membuahkan delapan gol ketika bermain melawan Arab Saudi tahun 2002 yang silam. Kemudian saat bertemu dengan Kosta Rika mereka membuat empat gol kepada gawang milk Kosta Rika. Sementara itu saat bertemu dengan Australia di tahun 2010 mereka membuat gawang mereka terbobol sampai dengan empat kali. Di tahun 2014, mereka membuat empat gol.

Di dalam empat perjumpaan bersama dengan Meksiko Jerman 1 kali berhasil mendapatkan kemenangan besar. Mereka pernah berhasil menang enam gol tanpa balas saat bermain di fase grup ajang Piala Dunia 1978 yang silam. Jerman tertulis di sini belum pernah mendapatkan kekalahan dengan rekor 2 kali menang serta 1 kali hasil seri.

Usaha untuk bisa menang di dalam laga pertama JErman pada kali ini sudah barang tentu tidak bakalan menjadi sebuah hal yang mudah untuk mereka lakukan. Di samping itu juga Meksiko sekarang ini sedang bagus-bagusnya di mana mereka memiliki rekor tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir yang mereka mainkan, mereka punya rekor empat kali menang dan 1 kali hasil imbang.

Thomas Mueller di sini sudah barang tentu lah akan sangat diandalkan oleh Jerman untuk menjebol gawang milik Meksiko. Di dalam 2 edisi Piala Dunia yang lalu dia telah memamerkan ketajaman dengan menelurkan lima gol per edisi.

Sementara itu Jerman harus menaruh perhatian terhadap pemain seperti Giovani dos Santos dan Carlos Vela demi meredam permainan dari pada Meksiko.

Salah satu bursa taruhan ternama di dunia di Eropa menempatkan nama Jerman sebagai favorit. Siaran Langsung Piala Dunia 2018 melaporkan kalau mereka memberikan kemenangan kepada Der Panzer dengan angka koefeisien sebesar 4/9. Sementara hasil seri lebih tinggi nilai koefisiennya apa bila dibandingkan dengan kemenangan dari pada Meksiko.

Tim nasional Brasil juga bakalan memulai perjalanan di ajang empat tahun sekali ini dengan bertemu dengan Swiss di dalam Grup E. Pada dasarnya memang Brasil jauh lebih diunggulkan di sini akan tetapi biar bagaimana pun mereka juga memiliki kans terkena pleset.

Usai babak belur ketika bermain di negara sendiri empat tahun yang sialm Brasil datang ke gelaran Piala Dunia 2018 dengan adanya konfidensi tinggi. Sejauh ini bisa diungkapkan ada beberapa alasan tentang hal ini.

Tite sendiri membawa Brasil tampil dengan luar biasa ketika berada di bawah arahannya. Semenjak mengambil kursi kepelatihan di tahun 2016 yang silam ia telah memimpin 21 pertandingan dengan detail tujuh belas kemenangan, 3 kali hasil seri dan 1 kekalahan atau dengan kata lain persentase kemenangan mereka berada pada angka 80 persen. Brazil sendiri sejauh ini telah berhasil membuahkan 47 gol serta terbobol lima kali ketika berada dalam kurun waktu itu.

Di samping itu Brasil juga diisi oileh pemain muda yang berbakat dari hal lini serang hingga penjaga gawang. Dari Philippe Coutinho, Neymar dan kemudian Gabriel JEsus dan penjaga gawang seperti Alisson Becker.

Dicatatkan oleh media bahwa Brasil memilki kans juara yang paling besar di WOrld Cup dengan persentase 13,2 persen. Sementara itu Tim Samba memiliki peluang lebih dibandingkan dengan Jerman dengan 10.7 persen. Argentina sendiri memiliki 10.1 persen dan Perancis 9.9 persen.

Dalam Piala Dunia ini Tim Samba bakalan bertemu dengan Swiss di dala meprtandingan debut mereka. Kedua nya ini akan bertarung dengan menggunakan tempat di Rostov Arena 17 Juni ini dalam pertandingan kedua Grup E usai laga Kosta Rika vs Serbia selesai.

Memang pada dasarnya Swiss bukan lah laga yang bisa dipandang dengan sebelah mata tertutup. Die Nati sendiri memiliki rekor yang cukup impresif dalam upaya mereka mendapatkan tiket bermain di Russia. Pada babak kualifikasi tercatat kalau Swiss cuma 1 kali meraih kekalahan dari total 10 laga. Mereka memiliki koleksi hingga 27 poin sejauh ini atau dengan kata lain sama dengan yang dimilki oleh Portugal yang merupakan juara grup karena mereka hanya unggul dalam soal gol. Di dalam gelaran Play off Swiss sendiri kemudian mengeliminasi Irlandia Utara.

Kemudian setelah itu di dalam empat pertandingan persahabatan yang terjadi, Swiss juga tidak sekali pun mendapatkan kekalahan. Dari total itu ada 3 kali kemenangan dan 1 kali tertahan seri. Spanyol merupakan bukti paling konkret bahwasannya Swiss memiliki kemampuan bisa jadi kuda hitam di World Cup ini.

Pada dasarnya tim asuhan dari pada Vladmir Petkovic tersebut diisi dengan para pemain yang punya jam terabng tinggi di level Eropa. Dan hal ini bisa dilukiskan dengan adanya nama Xhaka, Xerdan Shaqiri, Valon Behrami dan Stephan Lichstenier yang mana ini merupakan kombinasi yang cukup luar biasa dan sempuran untuk mereka.

Siaran Langsung Piala Dunia Malam Ini memberitahukan bahwa Swiss sendiri bukan untuk pertama kali nya bertemu dengan Brasil. Sekarang ini tercatat bahwa mereka tiga kali berjumpa dengan satu dengan yang lain. Usai hasil seri 2-2 di dalam ajang Piala Dunia 1950, Brasil berhasil menang 1-2 dalam pertandingan persahabatan di tahun 2006 yang silam sebelum pada akhirnya mereka ditekuk oleh Swiss dengan skor 0-1 di tahun 2013 yang silam

Tidak heran apa bila Swiss dituliskan di sini memiliki modal yang cukup baik atau paling tidak biar mereka bisa membuat Brasil kerepotan di dalam pertandingan perdana mereka di Piala Dunia. Apa bila berhasil memetik kemenangan maka Swiss punya peluang untuk lolos dari babak knock out karena selanjutnya mereka cuma akan berhadapan dengan tim seperti Kosta Rika dan Serbia saja.

Kroasia berhasil mendapatkan kemenangan dari Nigeria di dalam pertandingan Grup D di ajang Piala Dunia 2018. Dan hasil tersebut memberikan pompaan terhadap kepercayaan diri mereka untuk melangkahkan kaki cukup jauh di Piala Dunia.

Pada laga yang belrangsung di Kaliningrad Stadium dini hari kemarin, 17 Juni 2018 Kroasia berhasil menang 0-2 dari Nigeria berkat gol bunuh diri dari pada Oghenekaro Etebo serta eksekusi penalti yang dilakukan leh Luka Modric.

Sehubungan dengan kemenangan tersebut maka Kroasia untuk sementara ini berada pada puncak klasemen di Grup D di mana mereka sudah berhasil meraih 3 poin. Di dalam pertandingan sebelumnya Argentina bermain seri dengan tim Islandia.

Modric sendiri memberikan penilaian bahwa kemenangan ini bakalan bisa jadi awal yang sangat baik untk Kroasia di dalam perjalnana mereka di Piala Dunia.

“Diriku meyakini bahwa kemenangan ini memiliki winger yang bakalan mengangkat permainan kami sekaligus juga melanjutkan langkah kaki kami di jalan yang telah kami planning sebelum kami sampai ke sini.” penuturan Modric dilansirkan oleh Situs Siaran Langsung Piala Dunia.

“Ini adalah start yang sangat baik untuk Kroasia secara garis besar. Kami layak untuk mendapatkan kemenangan. Nigeria sendiri bermain dengan cukup baik akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa kami lebih baik pada hari ini.” sambungnya menerangkan.

“Dan juga saya merasa cukup senang bahwa saya berhasil membauhkan gol penalti. Sejauh ini saya merasa puas dengan bagaimana cara kami membuat angka di sini. Cristiano Ronaldo? Dia juga adalah orang yang menelurkan gol penalti dan itu terasa luar biasa di dalam ajang ini.” tambahnya mengungkapkan lebih lanjut di dalam statement-nya.

Denmark berhasil menang dengan skor 0-1 dari Peru dalam pertandingan di Piala Dunia 2018 di mana itu dimainkan di Grup C. Diketahui bahwa Kasper Schmeichel tampil dengan gemilang ketika bermain di bawah mistar milik Denmark.

Peru sendiri tertulis berhasil membuat cukup banyak kans ketika bertemu dengan Denmark dalam pertandingan yang berlangsung di Mordiva Arena yangb erkesudahan di tanggal 17 Juni dini hari lalu. Secara total dituliskan di sini bahwa ada tujuh belas sepakan dari enam laga yang on goal.

Tidak seluruh usaha tersebut berakhir dengan gol dan salah satu di antaranya yang tidak berhasil adalah eksekusi titik putih dari pada Christian Cueva menjelang selesainya babak I. Dengan rentetan kegaglaan tersebut tidak lepas dari briliannya aksi dari pada Kasper Schmeichel yang tampil apik di bawah mistar gawang milik negaranya, Denmark.

Peru pada akhirnya harus menelan pil pahit, mereka dikalahkan melalui gol tunggal dari pada Yussuf Poulsen di menit 59. Denmark padahal sebenarnya secara ttoal melakukan 10 kali tembakan dengan 3 kali yang on goal statusnya seperti dilaporkan Siaran Langsung Piala Dunia Terlengkap.

Di sini kami juga akan membahas sekilas bagaimana berjlaannya laga.

Peru langsung tampil dengan memberikan tekanan kepada lini belakang Denmark. Ancaman yang pertama terbuahkan dari penetrasi yang dilakukan oleh Edison Flores ketika pertandingan sebenarnya baru berjalan selama 2 menit saja. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa aksi individu nya tersebut berhasil disetop oleh pemain lawan sebelum ia berada di dalam area penalti.

Pada menit kelima baru lah giliran Luis Advinculla yang memberikan ancaman. Sepakan voli dia lepaskan dari luar area penalti akan tetpai sayangnya bola itu melambung tinggi di atas mistar.

Dalam lima belas menit pertama terlihat dengan jelas kalau Denmark tertekan oleh lawannya itu akan tetapi kemudian Peru belum juga bisa menelurkan gol dari total serangan-serangan yang mereka lancarkan.

Tim Dynamit kemudian terlihat bisa mengontrol laga selepas pertandingan telah berjalan selama 30 menit. Umpan-umpan yang pendek dia lakukan demi bisa membogkar pertahanan dari pada Peru akan tetpai tidak kunjung ada hasil.

Denmark pada akhirnya memberikan sebuah peringatan di menit 39 melalui sepakan free kick Christian Eriksen yang dinetralkan oleh pagar betis dan kemudian disambut dengan tendangan keras dari Lasse Schoene di luar oktak penalti. Untungnya bola itu masih berhasil ditangkap oleh PEdro Gallese.

Menjelang selesainya babak I Peru kemudian diberikan hadiah penalti oleh wasit usai Christian Cueva dilanggar di dalam area penalti. Hakim lapangan tidak sempat memberikan sinyal titik putih akan tetapi keputusan itu kemudian berubah ketika sistem teknologi VAR diputar replay nya.

Singkat kata eksekusi kemudian dilakukan pada menit 45 dan Cueva menjadi eksekutor dari pada tendangna tersebut. Sayangnya eksekusi itu tidak membauhkan gol karena bola melambung tinggi d atas gawang. Babak I pun dia tutup dengan angka 0-0.

Denmark baru memulai babak II dengan cukup baik. Mereka berhasil melakukan beberapa nacaman kepada pertahanan Peru. Denmark pun alahasil bisa mencuri gol terlebih dahulu di babak II tepatnya menit 59. Hal ini berawal dari Eriksen yang berhasil meloloskan diri dari kawalan dan kemudian membangun rencana counter attack nya. Dia kemudian mengumpan untuk Pulsen. Bola berhasil ditangkap Pulsen pun kemudian berada dlam posisi 1 on 1 dengan kiper dan melesakkan bola ke tiang dekat dengan mudah.

Peru baru bisa menunjukkan kebangkitan pada saat ia ketinggalan 0-1. Serangan yang begitu bertubi dilancarkan akan tetapi tidak berhasil membuahkan angka karena Schmeichel berhasil melakukan tugas sebagai kiper dengna begitu baik.

Peluang emas terjadi kepada Peru di menit 79. Umpanan dari pada Cuevo dilanjutkan kepada Jose Paolo Guerrero. Ketika berada dalam posisi membelakangi tiang gawang Guerrero melakukan sepakan dengan menggunakan tumit belakang akan tetapi bola itu melebar dari trek ke arah sasaran.

Baru pada akhirnya Andre Carrillo mengacak pertahanan Denmark, aksi nya ini kemudian dilanjutkan dengan umpanan tarik untuk Jefferson Farfan yang berada dalam posisi kurang terkawal di dalam area penalti untuk melakukan sepakan. Biar demikian Schmeichel sekali lagi tampil brilian dengan menetralkan ancaman itu dfengan kakinya.

Kegemilangan Schmehcel dalam pertandingan ini seperti mimpi buruk untuk Peru. Mereka harus menutu ppertandingan dengan skor 0-1 dari kubu Denmark, sekian berita ini dibuat oleh Pasaran Handicap Piala Dunia. (RB)

Related Post

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2018 Russia | Pasaran &... Prediksi Piala Dunia 2018 selalu menjadi sesuatu yang dinanti untuk para bettor Indonesia. Pada tahun 2018 ini, gelaran yang dilangsungkan empat tahun...
Jadwal Piala Dunia Online – Belgia Akan Turu... Jadwal Piala Dunia Online - Belgia tampil memukau ketika menundukkan Brasil dan bermain di semi final nanti. Martinez mengaku tim bisa lebih baik. ...
Jadwal Bola TV Nasional – Wenger Segera Beri... Jadwal Bola TV Nasional - Arsene Wenger belum pasti soal masa depannya tapi pengumuman ini segera terjadi. Wenger memang tengah menganggur semenjak...
Jadwal Bola Liga Inggris – Kane Lelah dengan... Jadwal Bola Liga Inggris - Kendati telah tampil baik, belum ada gelar juga didapatkan Kane. Dia pun bertekad sabet 1 musim depan. Striker muda beru...

6 Comments

  1. Bong Bong - June 18, 2018

    akhirnya Die Mannschaft kalah juga sama meksiko 😀

  2. Venomancer - June 18, 2018

    next jerman wajib menang atas Swedia dan Korea Selatan

  3. Kemed - June 18, 2018

    start yang tidak bagus buat jerman

  4. Kepodang - June 18, 2018

    tim asuhan Juan Carlos Osorio memang mantap abizzzzz

  5. Bertong - June 18, 2018

    Ternyata Tim Panser bisa kalah juga di laga pembukaan Pildun 😀

Komentar